14.330 Warga Mukomuko Sudah Divaksin COVID-19
Indonesiaraja.com, Mukomuko - Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu menyebutkan 14.330 warga setempat sudah menerima penyuntikan vaksin COVID-19 secara lengkap, yaitu dosis I dan II.
Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Mukomuko Bustam Bustomo dalam keterangannya di Mukomuko, Sabtu, menyebutkan 14.330 warga yang sudah menerima vaksinasi secara lengkap itu, terdiri atas 1.204 tenaga kesehatan, 11.823 petugas pelayanan publik, 921 warga lanjut usia (lansia), dan 382 orang remaja berusia 12-17 tahun.
Sebanyak 11.823 petugas pelayanan publik yang telah selesai menerima vaksinasi secara lengkap terdiri atas personel Kodim, Polres, Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, KPPN, Pengadilan Agama, wartawan, BPJS, pegawai pemerintah, BRI, dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemkab setempat dan masyarakat umum.
Saat ini ada 24.913 warga yang telah menerima penyuntikan vaksinasi COVID-19 tahap I yang terdiri atas 1.363 tenaga kesehatan, 18.908 petugas pelayanan publik, dan 1.499 lansia, dan 745 orang remaja berusia 12-17 tahun.
Hingga saat ini, masih ada 10.583 tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia yang telah menerima vaksin COVID-19 dosis I tetapi belum menerima vaksin dosis II karena ada beberapa yang di antaranya belum sampai masanya divaksin dosis II dan kondisi kesehatannya belum memungkinkan.
Ia menyatakan penyuntikan vaksin COVID-19 dosis I dan dosis II bagi tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia akan tetap berlanjut sesuai dengan jumlah sasaran.
Saat ini, tenaga kesehatan, petugas pelayanan publik, dan lansia tersebut masih menunggu kondisi kesehatan warga setempat pulih untuk menerima penyuntikan vaksin COVID-19 secara lengkap, yakni dosis I dan dosis II.
Masyarakat di daerah yang berada sejauh 270 kilometer sebelah utara Kota Bengkulu itu, antusias mengikuti vaksinasi massal di 17 puskesmas, RSUD, dan polres sejak beberapa hari terakhir.
“Antusias masyarakat tinggi. Kita berharap vaksin tidak putus mumpung masyarakat sudah mau divaksin,” ujarnya. (Iraja/Irj465/Adr)
- 490121 views
