Akhir Agustus Nelayan Menerima Bantuan BBM Subsidi Sesuai Ukuran Mesin
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Provinsi Bengkulu bersama ketua kelompok usaha melakukan pendataan ulang nelayan yang menerima bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi agar lebih tepat sasaran.
"Kami perlu melakukan pendataan ulang untuk antisipasi penyalahgunaan BBM bersubsidi," kata Kepala Bidang Perikanan Tangkap Dinas Perikanan Kabupaten Mukomuko Warsiman di Mukomuko, Sabtu.
Tugas ketua kelompok nelayan ini, selain mendata jumlah nelayan serta mendata berapa besaran kuota BBM per hari berdasarkan kapasitas mesin kapal ukuran 15, 25 dan 40 PK.
"Termasuk siapa saja nelayan yang boleh mendapatkan itu, bantuan BBM bersubsidi itu diberikan berbasis kapal, bukan perorangan," ujarnya.
Selain itu, pihaknya meminta nelayan untuk proaktif menyampaikan berapa mesin, ukuran mesin kapal sehingga dapat ditentukan berapa kebutuhan BBM bersubsidi per harinya.
"Sebenarnya beberapa hari yang lalu sudah banyak data yang masuk tinggal dikit lagi masih ada sisa nelayan yang belum terdata, untuk itu kita minta secepatnya menyampaikan ke dinas," ujarnya.
Dinas Perikanan menyampaikan bahwa akhir bulan Agustus ini sudah ada pembaharuan dan perpanjangan rekomendasi pembelian BBM bersubsidi untuk nelayan, harapannya pada saat pembaharuan data sudah final.
Selain itu, bantuan BBM tersebut tidak direkomendasi pembelian BBM bersubsidi bagi nelayan yang tidak punya kapal.
Sebelumnya rekomendasi pembelian BBM subsidi untuk setiap kapal nelayan dipukul rata sebanyak 60 liter per hari, berikutnya akan sesuai dengan ukuran mesin kapal.
Ia juga mengatakan, pengawasan pemerintah yang cukup ketat terhadap pendistribusian BBM bersubsidi sehingga jangan sampai nelayan yang membutuhkan itu berhadapan dengan hukum.
Untuk itu, bagaimana supaya saling menjaga sehingga kebutuhan akan BBM bersubsidi untuk nelayan melaut selalu ada dan tersedia.
Reporter : Erin Andini
Editor : Alma
- 250028 views
