Skip to main content
x
Menteri Dalam Negeri RI mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di posisi terbaik dengan inflasi terendah yaitu di urutan 52 dari 186 negara, Selasa 9/1/24 (Foto:Alna)

Asisten II Pemkot Bengkulu Turut Serta Dalam Rakor Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Menteri Dalam Negeri RI

Indonsiaraja.com, Bengkulu - Sehmi, M.Pd selaku Asisten II Pemkot Bengkulu bersama Staf Ahli bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan Rosminiarty beserta jajaran Pemkot lainnya mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Bersama Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian secara virtual dari ruang Monitoring Center (Moncen) di kantor Diskominfo, Senin (08/01/2024).

Turut hadir secara virtual yaitu Kementerian Pertanian, Andi Muhammad Idil Fitri, Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, Kementerian Perdagangan, Bambang Wisnubroto, Kepala Divisi Manajemen Mutu Perum Bulog, Yayat Hidayat Fatahilah, Sesjamdatun Raden Febrytriyanto, Wakasatgas Pangan Polri Helfi Assegaf, mewakili Panglima TNI Staf Ahli Tingkat II Ekonomi Keuangan Eko Nursanto. Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi dan Keamananan Pangan, Badan Pangan Nasional, Andriko Noto Susanto, Deputi III Bidang Perekonomian, Kantor Staf Presiden, Edy Priono, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Dirjen Holtikuktura.

Tito Karnavian selaku Menteri Dalam Negeri RI mengatakan pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di posisi terbaik dengan inflasi terendah yaitu di urutan 52 dari 186 negara.

"Inflasi di bulan November 2023 sebesar 2,86% di bulan Desember turun menjadi 2,61%, kedepannya semoga tidak ada kegiatan besar di bulan Januari, sehingga sektor trasportasi dan rekreasi akan menurun, dan kita kembali fokus ke makanan, minuman, dan tembakau," katanya.

Plt Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, Bank Indonesia dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Bengkulu bersinergi mewujudkan ketahanan pangan melalui program tanam perdana cabai merah dan peluncuran toko pangan ado galo beberapa waktu lalu.

"cabai merah adalah komoditas yang fluktuasi harganya cukup siginifikan selama Januari 2024. Untuk bawang merah, bawang putih, dan ayam adalah tiga komoditas yang mengalami kenaikan harga paling banyak di kabupaten/kota dan mempengaruhi perubahan Indeks Perkembangan Harga (IPH) pada minggu ke-1 Januari 2024," tutupnya.

 

 

 

Reporter : Vonny Ficy Wulandari

Editor : Erin Andani