Bawaslu Provinsi Bengkulu Tekan Penting Integritas Demokrasi
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Anggota Bawaslu Provinsi Bengkulu, Eko Sugianto, menekankan peran penting Bawaslu dalam menjaga integritas demokrasi pada acara pelatihan penanganan pelanggaran kampanye Pemilukada 2024 yang berlangsung di Grage Hotel.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang kompeten, termasuk Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu periode 2022-2023, Halid Saifullah, Tim Asistensi Bawaslu RI, dan para pegiat kepemiluan di Bengkulu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam menangani pelanggaran kampanye dan memastikan pemilu yang berkualitas di Provinsi Bengkulu.
Dalam acara tersebut, Eko menggarisbawahi bahwa membangun kepercayaan publik merupakan inti dari visi Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu yang dapat diandalkan. Dengan memastikan proses pengawasan yang transparan dan tegas, Bawaslu berharap dapat menjaga keadilan dalam Pemilukada dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Provinsi Bengkulu.
Dalam arahannya, Eko menguraikan lima poin strategis untuk mencapai visi tersebut:
- Meningkatkan pencegahan dan pengawasan pemilu yang inovatif serta mengajak partisipasi publik.
- Meningkatkan kualitas penindakan pelanggaran dan penyelesaian sengketa secara cepat dan sederhana.
- Menghasilkan produk hukum yang harmonis.
- Memperkuat sistem teknologi informasi demi pengawasan yang efektif dan transparan.
- Mempercepat penguatan kelembagaan dan SDM yang profesional berbasis teknologi.
Eko juga mengingatkan pentingnya prinsip “Cegah, Awasi, dan Tindak” ( CAT) untuk menjaga tahapan pemilu tetap bersih.
“Tugas utama kita adalah pencegahan dan pengawasan pelanggaran di setiap tahapan. Penindakan menjadi langkah terakhir,” ujarnya. Senin 4/11/24
Eko Sugianto juga menyoroti peningkatan laporan pelanggaran, terutama di Kabupaten Bengkulu Selatan. Ia menegaskan komitmen Bawaslu untuk tetap konsisten dengan prinsip kolektif kolegial sesuai dengan ketentuan undang-undang. Eko menyebutkan bahwa kolaborasi antara Bawaslu, partai politik, KPU, organisasi masyarakat (ormas), dan organisasi kepemudaan (OKP) adalah kunci untuk menjaga proses pemilu yang transparan dan adil.
Pelatihan yang berlangsung selama tiga hari ini dihadiri oleh peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota, Lembaga Operasional (LO) Bapaslon Gubernur dan Wakil Gubernur, serta alumni Sekolah Kader Pemilu dan Pendidikan Pemilu (SKPP/P2P) Provinsi Bengkulu.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber yang kompeten, termasuk Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu periode 2022-2023, Halid Saifullah, Tim Asistensi Bawaslu RI, dan para pegiat kepemiluan di Bengkulu. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas peserta dalam menangani pelanggaran kampanye dan memastikan pemilu yang berkualitas di Provinsi Bengkulu.
Menyinggung tentang meningkatnya laporan pelanggaran, khususnya di Kabupaten Bengkulu Selatan, Eko menegaskan komitmen Bawaslu untuk tetap konsisten dengan prinsip kolektif kolegial sesuai ketentuan undang-undang. Kolaborasi dengan partai politik, KPU, ormas, dan OKP disebut Eko sebagai kunci menjaga proses pemilu yang transparan dan adil.
Pelatihan tiga hari ini mengundang peserta dari Bawaslu Kabupaten/Kota, LO Bapaslon Gubernur/Wakil Gubernur, serta alumni SKPP/P2P Provinsi Bengkulu. Narasumber kegiatan ini mencakup Ketua Bawaslu Provinsi Bengkulu 2022-2023, Halid Saifullah, Tim Asistensi Bawaslu RI, dan pegiat kepemiluan Bengkulu.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250099 views
