Skip to main content
x
Kegiatan Peningkatan Kompetensi Tutor Pendidikan Kesetaraan yang digelar di SMA Muhammadiyah 1, Senin 23/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Dikbud RL Dorong Optimalisasi Pendidikan Kesetaraan untuk Tingkatkan Kualitas Peserta Didik

Indonesiaraja.com,Rejang Lebong- Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Rejang Lebong, Drs. Noprianto, MM, menekankan pentingnya optimalisasi proses belajar dalam pendidikan kesetaraan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan Peningkatan Kompetensi Tutor Pendidikan Kesetaraan yang digelar di SMA Muhammadiyah 1, Senin (23/12/2024).

Dalam sambutannya, Noprianto menjelaskan bahwa pendidikan kesetaraan harus diselaraskan dengan kurikulum yang berlaku dan dapat memberikan manfaat lebih bagi peserta didik. Pendidikan kesetaraan, menurutnya, bukan hanya bertujuan untuk memenuhi kurikulum, tetapi juga untuk memberikan nilai tambah yang dapat meningkatkan kualitas hidup peserta didik, yang mayoritas berusia di atas usia sekolah formal.

“Pengelola dan tutor diharapkan dapat mengoptimalkan usaha serta komitmen mereka, sehingga proses belajar tidak hanya sesuai dengan kurikulum tetapi juga memberikan manfaat tambahan bagi peserta didik,” ujar Noprianto.

Ia juga berharap manfaat tambahan tersebut dapat meningkatkan kualitas peserta didik, sehingga mereka mampu meraih peluang yang lebih besar di masa depan.

Noprianto menekankan bahwa dengan meningkatkan kompetensi dan kualifikasi pendidikan, para peserta didik akan memiliki kesempatan yang lebih luas dalam mengakses peluang karier atau pendidikan lanjutan.

"Kalau kita bertambah kompetensi dan kualifikasi pendidikan, insya Allah pilihan akan semakin banyak. Mungkin ada yang selama ini terhambat oleh kualifikasi pendidikan, melalui paket A, B, C, atau D, setelah ini mereka bisa mendapatkan kesempatan yang lebih baik,” tambahnya.

Lebih lanjut, Noprianto juga mengapresiasi perkembangan pembelajaran di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Bina Sejahtera yang dinilai berjalan efektif dan kondusif. Ia mencatat, pembelajaran di PKBM tersebut semakin berkembang dan dapat membantu peserta didik dalam meningkatkan kompetensinya.

“Kita bersyukur, karena aktivitas belajar di sini cukup efektif dan kondusif. Beberapa perkembangan kompetensi peserta juga semakin bervariasi,” ucapnya.

Dalam kegiatan ini, selain peningkatan kompetensi tutor, juga melibatkan orang tua dan masyarakat dalam proses pembelajaran. Langkah ini dianggap strategis untuk memperkuat sinergi antara pihak PKBM dan lingkungan sosial yang ada.

“Kegiatan ini melibatkan orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pembelajaran, yang tentunya akan memperkuat kualitas pendidikan nonformal di Kabupaten Rejang Lebong. Sinergi antara PKBM dan lingkungan sosial sangat penting untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan secara keseluruhan,” jelas Noprianto.

Melalui program pendidikan kesetaraan ini, Noprianto berharap dapat menjadi solusi bagi masyarakat Kabupaten Rejang Lebong yang ingin meningkatkan kualitas hidup mereka melalui pendidikan. Ia percaya, pendidikan kesetaraan dapat membuka peluang baru bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formal.

Dengan semangat yang terus dibangun, Noprianto berharap pendidikan kesetaraan di Rejang Lebong semakin berkembang dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Semoga dengan adanya program pendidikan kesetaraan ini, kita bisa membantu masyarakat untuk memperbaiki kualitas hidup mereka melalui pendidikan. Semua orang berhak mendapatkan kesempatan yang sama untuk maju,” tutupnya.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari