Skip to main content
x
Misteri pembunuhan terhadap cucu dan nenek, di Desa Karang Dapo Kaur, Rabu 01/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Dua Pekan Pasca Pembunuhan Cucu dan Nenek di Kaur, Masyarakat Desak Pengungkapan Kasus

Indonesiaraja.com,Kaur- Misteri pembunuhan terhadap Yeti (14), siswi SMPN 13 Kaur, dan neneknya, Bidah (79), di Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Gumay, hingga kini masih belum terungkap. Dua pekan berlalu, pihak kepolisian belum berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku, Rabu (01/01/2025).

Keluarga korban dan sesepuh masyarakat Desa Karang Dapo berkumpul di rumah Kepala Desa Karang Dapo, Sapuan Saidi. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menanyakan perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Kaur.  

Masyarakat merasa resah karena pelaku yang belum terungkap diduga masih berada di sekitar lokasi kejadian. Bahkan, berdasarkan informasi yang beredar, pelaku kemungkinan besar mengenal korban secara pribadi, dan tidak menutup kemungkinan memiliki hubungan keluarga.  

“Warga datang untuk menanyakan tindak lanjut dari kepolisian dan menyampaikan keinginan mereka untuk mendatangi Polres Kaur guna meminta informasi lebih detail terkait penyelidikan,” ujar Sapuan Saidi.

Keluarga dan masyarakat mendesak Polres Kaur Polda Bengkulu untuk segera menangkap pelaku pembunuhan. Mereka berharap penyelidikan dapat segera memberikan hasil guna mengurangi keresahan warga.  

“Pemerintah desa siap mendampingi keluarga dan masyarakat yang akan kembali mendatangi Polres Kaur untuk mendapatkan penjelasan lebih lanjut,” tambah Sapuan.  

Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat bekerja lebih keras untuk mengungkap kasus ini. Mereka menginginkan keadilan bagi Yeti dan neneknya serta rasa aman di lingkungan mereka.  

Hingga berita ini diturunkan, Polres Kaur belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan penyelidikan. Kasus ini menjadi perhatian serius masyarakat Desa Karang Dapo, yang berharap pelaku segera tertangkap agar tidak ada lagi kekhawatiran di tengah warga.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Mevitasari