Skip to main content
x
Harga cabai rawit di Kabupaten Seluma turun, Rabu 15/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Harga Cabai Rawit dan Cabai Merah di Kabupaten Seluma Turun

Indonesiaraja.com,Seluma- Harga cabai rawit di Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu yang sempat melonjak tinggi pada minggu pertama tahun 2025, kini mengalami penurunan signifikan. Pada minggu pertama Januari, harga cabai rawit sempat menyentuh angka Rp 60 ribu per kilogram, namun kini turun menjadi Rp 45 ribu per kilogram.

Kadis Perindagkop UKM Seluma, Wanharudin, melalui Pengawas Perdagangan, Eilyta Prisi, menjelaskan bahwa penurunan harga tersebut terjadi sejak tanggal 14 Januari 2025. 

"Mulai kemarin (14/1/2025), harga cabai rawit turun Rp 15 ribu, yang sebelumnya mencapai Rp 60 ribu, kini menjadi Rp 45 ribu per kilogram," ungkap Eilyta Prisi saat dikonfirmasi pada Rabu pagi (15/01/2025).

Turunnya harga cabai rawit ini, lanjut Eilyta, disebabkan oleh mulai masuknya musim panen petani cabai di wilayah tersebut. Dengan semakin melimpahnya pasokan cabai rawit di pasaran, harga pun mulai mengalami penurunan.

"Turunnya harga ini karena petani kita sudah mulai panen, sehingga stok cabai rawit di pasaran mulai melimpah," jelas Eilyta. 

Ia juga memperkirakan harga cabai rawit akan terus stabil atau bahkan turun hingga memasuki bulan Ramadan nanti. Namun, jika ada kenaikan harga, Eilyta meyakini itu tidak akan terlalu tinggi.

Selain itu, harga cabai merah juga menunjukkan penurunan yang serupa. Pada Senin (13/01/2025), harga cabai merah keriting yang sebelumnya Rp 60 ribu per kilogram, kini turun menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Eilyta mengungkapkan bahwa turunnya harga cabai merah keriting ini juga dipengaruhi oleh musim panen yang dimulai pada awal tahun 2025.

"Harga cabai merah keriting turun Rp 10 ribu, dari yang sebelumnya Rp 60 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram, karena petani sudah mulai panen," ujar Eilyta Prisi. 

Ia memprediksi harga cabai merah keriting akan tetap stabil selama musim panen berlangsung, namun diperkirakan akan mengalami kenaikan menjelang bulan puasa dan Hari Raya Idul Fitri, mengingat permintaan yang meningkat.

Eilyta juga mengimbau kepada masyarakat agar memanfaatkan harga cabai yang sedang turun ini untuk melakukan stok guna persiapan menjelang bulan Ramadan. 

"Kami sarankan, dengan harga cabai yang turun, masyarakat bisa menyimpan stok untuk persiapan puasa, agar tidak terlalu terbebani dengan kenaikan harga saat Ramadan nanti," pungkas Eilyta.

Dengan stok yang melimpah di pasar, diharapkan harga cabai akan tetap stabil, dan jika ada kenaikan pun diharapkan tidak memberatkan masyarakat, terutama selama bulan Ramadan yang seringkali diikuti dengan lonjakan harga kebutuhan pokok.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari