Skip to main content
x
Penyebab jerawat datang dan pergi, Sabtu 18/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

5 Penyebab Jerawat Datang dan Pergi

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Jerawat adalah kondisi kulit yang umum yang terjadi ketika folikel rambut tersumbat. Sebum, minyak yang membantu menjaga kulit agar tidak kering, dan sel kulit mati bisa menyumbat pori-pori, Sabtu (18/01/2025).

Hal tersebut menyebabkan peradangan yang memiliki tanda berupa munculnya benjolan kecil yang terkadang berisi nanah di atas kulit.

Gangguan kulit ini dapat terjadi di bagian tubuh dengan kelenjar minyak terbanyak, yaitu di wajah, leher, bagian atas dada, dan punggung.

Hilang muncul berulang membuat banyak orang lelah dengan masalah kulit satu ini. Hal ini sungguh akan mengganggu penampilan.

Meski rasanya sudah melakukan berbagai usaha untuk menuntaskan masalah ini, namun tak kunjung berhasil. Di antara kalian pasti banyak yang sudah menjalani proses yang panjang dan melelahkan.

Berikut penyebab jerawat datang dan pergi:

1. Fulktuasi Hormon

Fluktuasi hormon, terutama androgen, merupakan salah satu penyebab utama jerawat. Androgen memicu produksi minyak berlebih dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.

Fluktuasi ini bisa terjadi karena pubertas, menstruasi, kehamilan, menopause, atau stres. Hal tersebut memang sulit dihindari, namun bukan berarti tidak mungkin. Kamu bisa mengontrolnya dengan memiliki gaya hidup sehat.

2. Kebiasan Buruk

Kebiasaan buruk, seperti sering menyentuh wajah, tidak membersihkan muka dengan benar, dan malas mengganti sarung bantal dapat menyumbat pori-pori dan memperparah jerawat.

Cobalah mulai kebiasaan sehat dengan selalu menjaga kebersihan, tangan, wajah dan lingkunganmu. Karena perawatan semahal apa pun akan sia-sia jika kamu tidak menjaga kebersihan diri.

3. Stress

Stres dapat meningkatkan produksi hormon kortisol yang memicu jerawat. Stres meningkatkan peradangan dalam tubuh dan produksi minyak.

Kedua hal itu jika digabungkan dapat menyebabkan jerawat atau membuat bintik merah membandel semakin parah. Jadi coba lebih rileks ya.

Lakukan kegiatan pengelola stres, seperti, yoga, meditasi, atau mendengarkan musik untuk membantu mengendalikan stres.

4. Produk perawatan kulit yang tidak cocok

Produk perawatan kulit yang tidak cocok dengan jenis kulit bisa memperparah jerawat. Untuk lebih yakin, cobalah pelajari terlebih dahulu kandungan produk yang akan dipakai.

Cocokkan kandungannya untuk kondisi kulitmu, jangan hanya termakan iklan. Pastikan kamu memilih produk yang noncomedog, oil-free, dan fragrance-free.

5. Kondisi Medis Tertentu

Salah satu penyebab jerawat datang dan pergi itu karena beberapa kondisi medis, seperti sindrom ovarium polikistik (PCOS) dan akromegali, dapat meningkatkan risiko jerawat. Jika kamu memiliki riwayat kondisi medis tertentu, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui apakah hal itu dapat menyebabkan jerawat.

Dan jika memang hal tersebut benar, maka kamu juga bisa bertanya kepada dokter perawatan apa yang perlu dilakukan untuk meminimalisir efek tersebut.

Dengan memahami penyebab maka kamu bisa segera mencegahnya. Kamu dapat mengatasi jerawat on off dan mendapatkan kulit yang lebih sehat dan bersih.

Ingatlah bahwa setiap orang memiliki jenis kulit dan kondisi yang berbeda-beda. Jika kamu memiliki pertanyaan lebih lanjut, jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter kulit.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari