Skip to main content
x
Staf Teknis CV Destita Purwo Lelono, di Bengkulu, Rabu 18/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

82 Ton Benih Padi Siap Dibagikan untuk Petani Bengkulu

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Kementerian Pertanian (Kementan) akan menyalurkan 82 ton benih padi untuk Provinsi Bengkulu pada tahun 2025. Benih tersebut akan digunakan untuk mendukung sekitar 161 hektare lahan pertanian di provinsi tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan hasil pertanian lokal, Rabu (18/12/2024).

Staf Teknis CV Destita, Purwo Lelono, sebagai penyalur benih padi menjelaskan bahwa panen perdana diperkirakan akan berlangsung pada Maret 2025, dengan target produksi benih padi mencapai 2.700 ton pada tahun yang sama. Purwo menegaskan komitmennya untuk memastikan kebutuhan benih di Provinsi Bengkulu dapat terpenuhi, dengan harapan ke depannya benih tersebut bisa diproduksi dari daerah setempat.

"Selama ini, benih padi sering didatangkan dari Lampung dan Jawa Barat, namun tahun depan kami berkomitmen untuk menyiapkan benih dari Bengkulu," ujarnya saat menghadiri workshop penetapan sasaran tanam padi dan jagung masa tanam 2024-2025 di Hotel Wilo, Bengkulu, Rabu (18/12/2024).

Meskipun demikian, Purwo mengungkapkan bahwa kondisi benih padi di Bengkulu masih belum sepenuhnya memadai, salah satunya karena kurangnya investasi di sektor pertanian. Namun, dengan menggandeng kelompok tani di seluruh kabupaten/kota di Bengkulu, pihaknya berharap dapat mengatasi kekurangan ini dan mendukung tercapainya swasembada pangan, sekaligus mengurangi ketergantungan pada daerah lain.

"Langkah ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan petani lokal, dan memperkuat ketahanan pangan di Bengkulu," tambah Purwo.

Sementara itu, Anggota DPD RI, Destita Khairilisani, mengungkapkan bahwa bantuan benih padi ini merupakan hasil dari rapat koordinasi dengan Kementerian Pertanian yang menyusun target-target penting, termasuk penyediaan benih untuk seluruh Indonesia. Ia juga mengungkapkan bahwa perusahaannya, CV Destita, yang bergerak di bidang pertanian, akan ikut berperan dalam penyaluran benih tersebut.

"Alhamdulillah, kita sudah menerima bantuan benih dari Kementerian Pertanian dan insya Allah pada 2025 akan segera disalurkan," ujar Destita. 

Meskipun Komite III DPD RI tempat ia bertugas tidak terlibat langsung dalam program ketahanan pangan, ia merasa perlu mendukung inisiatif ini melalui perusahaannya.

Dengan adanya distribusi benih padi yang lebih mandiri, diharapkan Provinsi Bengkulu dapat mengurangi ketergantungannya pada daerah luar dan meningkatkan kesejahteraan para petani lokal.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari