Skip to main content
x
Ketika korban meninggali pondok orang tua-nya, pelaku yang merupakan adik kandung korban langsung menikam korban dengan menggunakan senjata tajam, Senin 30/10/23 (Foto:Alna Saputri)

Adik Kandung Tikam Kakaknya Menggunakan Senjata Tajam

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Penganiayaan terhadap saudara kandung menggunakan senjata tajam terjadi di Kabupaten kaur. Pelaku berinisial P (33) telah diamankan pihak kepolisian. Senin 30/10/23 

Korban Y (40) Warga Desa Ulak Bandung, sekira pukul 12.00 WIB ditikam adik kandungnya sendiri. Namun, motif yang dilakukan sang adiknya ini belum diketahu, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus tersebut. 

Kemudian, Kapolsek Muara Sahung Iptu J. Perangin, mengatakan bahwa Pelaku tidak dalam kondisi sakit atau dalam gangguan kejiwaan. 

"Motifnya belum tahu, soalnya setelah pulang dari merantau hubungan kedua saudara tersebut sudah membaik dan tinggal bersama," jelasnya.

Kronologi peristiwa tersebut ketika, korban yang baru saja pulang dari menolong pondok warga setempat yang mengalami kebakaran, kemudian korban mampir ke pondok orang tua-nya dengan bermaksud ingin meminjam senampan angin, untuk mengusir hama di kebun miliknya. Pelaku P pada saat itu juga sedang berada di pondok orang tua-nya. . 

Kemudian, Ketika korban meninggali pondok orang tua-nya, pelaku yang merupakan adik kandung korban langsung menikam korban dengan menggunakan senjata tajam.

Korban yang sedang berkendara ini terjatuh dari motor dan P kembali menikam Y hingga beberapa kali di bagian bahu sebelah kiri dan pinggang sebelah kanan. 

Korban berusaha berlari dan meminta pertolongan, pelaku yang melihat sang kakak meminta pertolongan, P langsung melarikan diri ke wilayah perkebunan di Dusun Air Kemang. 

Kapolsek mengatakan, bahwa korban yang meminta pertolongan tersebut didengar oleh orang tua-nya, Zainal Arifin (65). Selanjutnya, korban dibawa ke puskesmas Muara Sahung menggunakan motor untuk mendapatkan perawatan.  

"Korban sudah dibawa ke puskesmas untuk mendapat perawatan, sementara pelaku hingga saat ini masih dalam pencarian dan pengejaran kita setelah melarikan diri ke perkebunan," kata Kapolsek.

 

 

 

 

 

Reporter : Alna Saputri

Editor : Erin Andani