Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu Serentak 2024
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Kapolda Bengkulu Irjen Pol Anwar, S.Ik., M.Si., memimpin apel pergeseran pasukan pengamanan tahapan Pemilukada Serentak 2024 di Mapolda Bengkulu.
Sebanyak 720 personel Polda Bengkulu BKO akan membantu pengamanan di polres jajaran mulai 25 November 2024. Total 3.933 personel dikerahkan, dengan 2.804 di antaranya bertugas langsung di TPS.
Kapolda menekankan pentingnya tugas ini, mengingat potensi eskalasi kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan pemilu sebelumnya. Pengamanan harus dilakukan secara profesional untuk memastikan pemungutan suara berjalan aman, tertib, dan lancar.
“Sinergitas dan koordinasi yang erat dengan tni serta penyelenggara pilkada menjadi keberhasilan pelaksanaan tugas. Kunci pengamanan saat pungut suara adalah puncak rangkaian kegiatan yang telah kita laksanakan.” Kata Kapolda Bengkulu.
Sebelum mengakhiri amanatnya, Kapolda Bengkulu menegaskan beberapa point penekanan kepada personil yang melakukan pengamanan diantaranya
1. Laksanakan tugas pengamanan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, agar setiap tindakan terukur dan sesuai hukum.
2. Tunjukkan profesionalisme, proporsionalitas, dan integritas tinggi, serta hindari tindakan yang dapat menurunkan citra polri.
3. Jaga sikap, perilaku, dan kesehatan, sehingga tugas dapat terlaksana dengan baik.
4. Laksanakan pengamanan dengan penuh keikhlasan, serta selalu berserah diri kepada allah swt, tuhan yang maha kuasa, karena segala upaya kita hanyalah proses yang hasilnya tergantung pada kehendak-nya.
Usai pelaksanaan apel pergeseran, ketika diwawancarai awak media Kapolda Bengkulu mengungkapkan bahwa pihaknya akan melakukan pengamanan di 3.452 TPS yang ada di 10 Kabupaten/ Kota Provinsi Bengkulu dengan pola pengamanan yakni di TPS kurang rawan 2 Polisi 12 TPS 24 Linmas, di TPS rawan 2 Polri 2 TPS 4 Linmas, serta di TPS sangat rawan 2 polisi 1 TPS 2 Linmas.
“kami juga akan melaksanakan pengamanan di tempat khusus seperti TPS khusus seperti di Panti dan lapas.“ Pungkas Kapolda Bengkulu.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250086 views
