Cuaca Ekstrem Robohkan Dua Tiang Listrik di Kabupaten Seluma, 7 Desa Terkena Pemadaman Listrik
Indonesiaraja.com,Seluma- Cuaca ekstrem yang terus melanda Kabupaten Seluma kembali menimbulkan masalah, kali ini dengan robohnya dua tiang listrik milik PT. PLN (Persero) yang dikelola oleh ULP PLN Rayon Tais. Kejadian tersebut berlangsung pada Senin pagi (27/01/2025), sekitar pukul 04.00 WIB, di depan Kantor Satpol PP dan Damkar Seluma yang berada di Kelurahan Bunga Mas, Kecamatan Seluma Timur.
Dedi (26), penjaga Pos Keamanan Kantor Satpol PP dan Damkar Kabupaten Seluma, menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi menjelang subuh dan disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur daerah tersebut.
"Dua tiang itu roboh menjelang subuh tadi mas, saat itu memang cuacanya tengah hujan deras," ungkap Dedi.
Manager ULP PLN Rayon Tais, Wahyudi Putra, melalui Koordinator Pelayanan Teknis, Slamet Haryanto, menjelaskan bahwa selain hujan deras, kondisi tanah yang labil di sekitar tiang listrik tersebut turut menjadi penyebab ambruknya tiang.
"Tiang tersebut roboh setelah diterpa hujan deras, dan salah satu penyebab utamanya adalah kontur tanah yang memang labil," ujar Slamet.
Akibat kejadian ini, tujuh desa di Kecamatan Seluma Utara mengalami pemadaman listrik, yaitu Desa Selingsingan, Desa Simpang, Desa Pandan, Kelurahan Puguk, Desa Talang Empat, Desa Sinar Pagi, dan Desa Lubuk Resam.
"Dampaknya ada sekitar 7 desa/kelurahan yang terdampak listrik padam karena hal ini," tambah Slamet.
Karena terkendala oleh cuaca buruk dan keterbatasan peralatan, ULP PLN Rayon Tais mengaku telah berkoordinasi dengan UP3 PLN Cabang Bengkulu untuk mendatangkan crane yang akan digunakan untuk memudahkan pemasangan tiang listrik yang roboh.
"Kami sudah berkoordinasi ke UP3 PLN Cabang Bengkulu untuk mengirim crane, supaya proses perbaikan tiang roboh lebih cepat diatasi," jelas Slamet.
Keadaan cuaca ekstrem dalam beberapa pekan terakhir memang berdampak signifikan terhadap jaringan listrik di Kabupaten Seluma. Sebelumnya, pada awal Januari 2025, tercatat 15 titik tiang listrik PLN yang roboh akibat diterpa angin kencang dalam kurun waktu hanya 3 hari. Kejadian tersebut terjadi di berbagai lokasi, termasuk Desa Padang Capo Ilir, Desa Pasar Ngalam, Desa Mekar Sari, Desa Tanah Abang, serta di kawasan perkantoran Bupati Seluma dan Kecamatan Ulu Talo.
Hingga saat ini, masih ada 8 tiang listrik yang dalam proses perbaikan. Warga yang terdampak pemadaman listrik diharapkan dapat bersabar karena petugas PLN terus bekerja keras untuk memperbaiki jaringan yang rusak.
Kepala Pelaksana BPBD Seluma, Hadi Susanto, juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana cuaca ekstrem di masa mendatang, terutama ancaman banjir musiman yang kerap melanda Kecamatan Sukaraja, Seluma Selatan, dan Talo Kecil.
"Tiga kecamatan tersebut yang menjadi langganan banjir saat musim hujan, maka dari itu diharapkan agar lebih waspada dan bersiap-siap," ungkap Hadi.
Selain banjir, bencana tanah longsor juga menjadi ancaman, terutama di Kecamatan Lubuk Sandi. Hadi mengimbau agar masyarakat tidak bepergian apabila cuaca sedang buruk, guna mengurangi risiko kecelakaan atau bencana lainnya.
Dengan kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan akan terus berlanjut, masyarakat di Kabupaten Seluma diingatkan untuk selalu menjaga kesiapsiagaan dan mengikuti instruksi dari pihak berwenang.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250092 views
