Skip to main content
x
Kebakaran menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Sumber Makmur, Senin 06/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Diduga Akibat Racun Nyamuk Bakar, Rumah di Mukomuko Ludes Terbakar

Indonesiaraja.com,Mukomuko-  Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, melaporkan kebakaran yang menghanguskan satu unit rumah warga di Desa Sumber Makmur, Kecamatan Sungai Rumbai, pada Sabtu dini hari. Kejadian ini diduga disebabkan oleh racun nyamuk bakar yang memicu api, Senin (06/01/2025).

Kepala Damkarmat Kabupaten Mukomuko, Ramdani, mengonfirmasi bahwa kebakaran tersebut terjadi sebelum waktu Subuh dan sangat cepat menyebar sehingga tidak ada bagian rumah yang dapat diselamatkan. 

"Kami sudah mendapat laporan dari petugas di lapangan, kebakaran rumah warga Desa Sumber Makmur disebabkan oleh racun nyamuk bakar," kata Ramdani.

Rumah yang terbakar tersebut milik Barul, warga Desa Sumber Makmur. Dalam kejadian ini, meskipun tidak ada korban jiwa, bangunan rumah hangus terbakar. Namun, upaya pemadaman terhambat oleh jarak yang jauh, karena mobil pemadam kebakaran terdekat berada di Kecamatan Ipuh, sekitar 30 kilometer dari lokasi kejadian.

Ramdani menambahkan bahwa daerah tersebut memiliki lima unit mobil damkar yang tersebar di berbagai kecamatan, dengan satu unit di Kecamatan Ipuh, satu di Kecamatan Penarik, satu di Kecamatan Lubuk Pinang, dan dua di Kecamatan Kota Mukomuko. Namun, dua unit mobil damkar lainnya yang berada di belakang Kantor Dinas Satpol PP Mukomuko dalam kondisi rusak dan belum diperbaiki.

Untuk meningkatkan respons terhadap kebakaran di masa mendatang, Damkarmat mengusulkan agar setiap kecamatan dilengkapi dengan satu unit mobil damkar. 

"Kami mengusulkan agar setiap kecamatan memiliki mobil damkar untuk mempermudah akses dan mempercepat pemadaman kebakaran," ujar Ramdani.

Sejak awal tahun 2024, instansi tersebut telah menangani 17 kejadian kebakaran yang terdiri dari sembilan kebakaran rumah dan delapan kebakaran lahan. Ramdani mengungkapkan bahwa banyak rumah yang terbakar tidak dapat diselamatkan karena jarak antara lokasi kebakaran dan mobil damkar yang terlalu jauh.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari