Skip to main content
x
Kadis Perikanan Tanjabtim Hendri, mengatakan bahwa jika BBM Solar bagi nelayan tidak terkendala. Namun, memang belum terpenuhi 100 persen, karena belum ada penambahan kuota. (Erin Andani/Indoraja)

Dinas Perikanan Ajukan Penambahan Kuota Solar Bagi Nelayan di Jambi

Indonesiaraja.com, Muarasabak - Nelayan di Kabupaten Tanjabtim, masih kesulitan mendapatkan minyak solar untuk kapal. Dinas Perikanan Kabupaten Tanjung Jabung Timur telah mengajukan kuota penambahan BBM Solar ke BPMIGAS.

Kepala Dinas Perikanan Tanjabtim Hendri, mengatakan bahwa kalau untuk BBM Solar bagi nelayan  tidak terkendala. 

Kadis Perikanan Tanjabtim Hendri, mengatakan bahwa jika BBM Solar bagi nelayan tidak terkendala. Namun, memang belum terpenuhi 100 persen, karena belum ada penambahan kuota.

"Alhamdulillah, sejauh ini untuk persediaan BBM solar bagi nelayan masih stabil," ujarnya, Minggu (21/5/2023).

Menurut Hendri, jumlah armada tangkap yang ada di Kabupaten Tanjabtim, dari jumlah kuota alokasi dari Pertamina belum sepenuhnya terpenuhi.

"Mekanisme ini sudah diatur sedemikian rupa, untuk pendistribusian BBM Solar perkecamatan, sehingga tidak terjadi kelangkaan,"jelasnya.

Dalam mengatasi kelangkaan BBM, pihaknya sudah mengajukan surat kepada Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS).

"Jadi, untuk mengantisipasi kelangkaan, kita sudah mengajukan surat kepada BPMIGAS, supaya ada penambahan kuota. Semoga diakhir tahun ini kita dapat penambahan kuota," ungkapnya.

Saat ini kuota BBM Solar untuk Nelayan di Kabupaten Tanjabtim mencapai 200 kiloliter (KL), sementara kebutuhan estimasi dari jumlah armada diangka 400 kiloliter.

"Memang lumayan masih kurang dari jumlah armada yang ada, ini kita distribusikan hanya untuk nelayan kecil saja, sedangkan bagi nelayan besar kita sarankan untuk membeli dari luar," pungkasnya. 

Reporter : Erin Andani 

Editor : Alna