Skip to main content
x
Sahat juga berterimakasih kepada semua pihak yang membantu Ibu Meily untuk kembali ke tanah air, Kamis 8/2/24 (Foto:Alna)

Dinsos Kota Bengkulu, Jemput TKI Bengkulu Mendapati Siksaan Majikannya

 Indonesiaraja.com, Bengkulu - Salah satu TKI asal Bengkulu mendapat siksaan oleh majikannya, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bengkulu menjemput Meily Christine yang berkerja melalui jaringan ilegal di Bandara Fatmawati Soekarno Bengkulu, Rabu (07/02/2024).

Kepala Dinsos Kota Bengkulu, Dr. Sahat Marulitua Situmorang, A.P., M.M., menjelaskan TKI yang dijemput merupakan salah satu masyarakat Kota Bengkulu yang bekerja menjadi TKI di Malaysia.

“Setiap warga Kota Bengkulu berharga bagi kita, jadi kita mewakili Pemerintah Kota Bengkulu agar masyarakat Bengkulu tidak ada satupun yang disakitin, ditekan dan tidak nyaman sekalipun diluar negeri,” ujar Sahat saat diwawancarai.

Sahat mengatakan, jika pihaknya mendapati laporan yang tidak mengenakan tentang Ibu Meily dari anak dan suaminya, Ibu Meily TKI asal Bengkulu bekerja di Negera Malaysia mendapat perlakuan yang kurang baik dan disiksa oleh majikannya.

“Disini kami baik secara kedinasan maupun secara pribadi terpanggil untuk menjalankan tugas agar bagaimana Ibu Meily bisa kembali dan berkumpul bersama keluarganya di Kota Bengkulu,” lanjut Sahat.

Kemudian, Sahat juga berterimakasih kepada semua pihak yang membantu Ibu Meily untuk kembali ke tanah air dan Ia berharap kepada masyarakat terkhusus Kota Bengkulu untuk tidak tertarik dengan perjanjian pekerjaan di negeri orang dengan perjanjian pekerjaan yang lebih baik.

Sementara itu, Meily mengucapkan terimakasinya kepada Kepala Dinsos Kota Bengkulu dan semua pihak karena telah membantu beliau supaya bisa pulang ke Indonesia dan bertemu serta berkumpul kembali bersama kerluarganya.

“Saya sangat berterima kasih kepada semua pihak, terkhusunya kepada Bapak Sahat yang telah banyak membantu saya dari awal saya kabut hingga saya bisa pulang dan bertemu serta berkumpul dengan keluarga, saya juga menghimbau kepada masyarkat Bengkulu agar tidak tergiur dengan perkerjaan yang ilegal ini serta ini akan menjadi pelajaran tersendiri untuk diri saya,” jelas Meily.

 

 

 

Reporter : Alna Saputri

Editor : Erin Andani