Skip to main content
x
Anggota DPRD Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Pansus P4GN yang dihadiri oleh BNN, Serta Biro Hukum Pemprov Bengkulu. (Irj1022/Dok)

DPRD Provinsi Bengkulu Gelar Rapat Pansus P4GN

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Anggota DPRD Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Pansus P4GN yang dihadiri oleh BNN, Serta Biro Hukum Pemprov Bengkulu, Selasa (8/3/22).

“Tadi itu rapat ke empat kalinya pembahasan, kita membahas secara menyeluruh. Karna Perda ini sangat penting untuk melindungi Bengkulu dari bahaya Narkoba,” kata Wakil Pansus P4GN, Badrun Hasani.

Badrun mengatakan Perda yang dibahas adalah Perda tentang Fasilitas Penyalahgunaan Narkoba dimana dalam Perda ini Pemerintah memfasilitasi Penanggulangan serta Pencegahan Narkoba dan memberantasnya.

“Jadi Pemerintah Daerah mengusulkan Perda ini, membuat Perda tentang Fasilitas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika. Jadi kita rapat dengan mitra-mitra terkait yaitu BNN, KESBANGPOL, dan bagian Biro Hukum, untuk menyempurnakan hasil dari team teknis Raperda termasuk dari ahlinya tadi ada ahli dari Unib juga,” katanya.

Adapun sasaran dari Perda ini adalah keluarga, ruang lingkup sekolah, serta lembaga pemerintahan.

“Jadi bagaimana kita mencegah peredaran itu sasaran dimulai dari antisipasi dini dari keluarga, sekolah, dari lingkungan yang ada termasuk lingkungan pemerintahan. Apa lagi terkhusus lingkungan sekolah sasaran adalah sasaran utama, jadi ada 11 sasaran terhadap pencegahan ini,” sambung Badrun.

Ia menjelaskan langkah pertama yang akan diambil jika Perda ini sudah disahkan adalah adanya tes urine bagi siswa yang masuk SMA dan mahasiswa baru agar ada pencegahan sejak dini.

Sedangkan siswa ataupun mahasiswa yang terindikasi Narkoba akan direhabilitas namun siswa ataupun mahasiswa ini akan tetap bisa bersekolah seperti biasa.

“Kalau dari mereka ada yang terindikasi, nantinya akan ada tindakan berikut yaitu Rehabilitas dan sebagainya. Bukannya teman-teman yang terindikasi tidak boleh sekolah tentu mereka tetap sekolah, nantinya mereka yang terindikasi akan diberikan perhatian khusus untuk anak-anak itu,” ucap Badrun. (Adv)