Enam Sapi Ternak di Kota Bengkulu Terjangkit Penyakit Jembrana, Pemerintah Upayakan Pencegahan
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bengkulu mengonfirmasi bahwa enam ekor sapi ternak di Kelurahan Teluk Sepang terjangkit penyakit Jembrana. Penyakit ini diketahui setelah dilakukan pemeriksaan oleh Balai Veteriner Provinsi Lampung yang memastikan bahwa sapi-sapi tersebut mati akibat wabah tersebut, Jumat (24/01/2025).
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Peternakan DKPP Kota Bengkulu, Henny Kusuma Dewi, mengungkapkan bahwa dua dari enam sapi yang mati tersebut positif terjangkit penyakit Jembrana, sementara pemilik ternak memiliki total 19 ekor sapi yang kini berisiko tertular.
"Kami menerima hasil pemeriksaan dari Balai Veteriner Lampung yang memastikan bahwa penyebab kematian sapi tersebut adalah penyakit Jembrana," ujar Henny.
Sebagai langkah pencegahan, pihaknya meminta agar peternak di sekitar Kelurahan Teluk Sepang melakukan penyemprotan untuk mencegah penyebaran lalat A-ha yang dapat menularkan penyakit tersebut ke sapi lainnya. Selain itu, peternak juga disarankan untuk memberikan antibiotik dan obat-obatan untuk meningkatkan daya tahan tubuh hewan ternak, khususnya sapi, kerbau, dan kambing, agar tidak mudah tertular penyakit Jembrana.
Selain wabah Jembrana, DKPP Kota Bengkulu juga mengungkapkan adanya wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang belasan ekor sapi di wilayah tersebut. Sebagai upaya pencegahan, pemerintah Kota Bengkulu telah mengusulkan bantuan sebanyak 1.500 dosis vaksin dan vitamin ke pemerintah pusat untuk mencegah penyebaran PMK lebih lanjut.
“Kami telah mengusulkan bantuan vaksin dan vitamin sebanyak 1.500 dosis. Selain itu, kami juga memberikan edukasi kepada peternak, memeriksa dokumen dan hewan ternak yang masuk ke Kota Bengkulu, serta merespon cepat laporan dari peternak,” terang Henny.
Pemerintah Kota Bengkulu juga bekerja sama dengan Balai Veteriner Lampung dan Dinas Peternakan serta Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu untuk menanggulangi dan mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh pemerintah daerah, diharapkan dapat meminimalkan dampak wabah penyakit terhadap sektor peternakan di Kota Bengkulu.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250102 views
