Harga Sayuran Kembali Alami Kenaikan, Pembeli Mengeluh
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Kenaikan harga sayuran di Pasar Panorama Kota Bengkulu, seperti yang dialami pada komoditas terong, labusiam, dan pare, mencerminkan kondisi pasar yang mungkin dipengaruhi oleh sejumlah faktor.
Menurut Ani, pedagang di pasar tersebut, harga mulai naik sejak seminggu yang lalu. Cuaca dan Kondisi Tanam
Musim hujan atau kemarau panjang dapat mempengaruhi produksi sayuran. Cuaca buruk bisa merusak tanaman atau mengurangi hasil panen, yang pada akhirnya meningkatkan harga karena pasokan menurun.
"Sekitar satu minggu yang lalu, kami mengambil sayur dari pengopor sudah mahal sehingga kami juga harus menaiki harga jual di pasar", ujarAni, Selasa (5/11/2024).
Beberapa sayuran yang mengalami kenaikan harga yang cukup drastis, antara lain seperti terong dari harga 6.000/kg menjadi 10.000/Kg, labusiam dari 5.000/Kg menjadi 10.000/Kg.
Selain itu, pembeli juga merasa resah dengan kenaikan harga yang setiap harinya mengalami kenaikan, Cyntia menerangkan yang biasanya membeli sayuran di pasar panorama dengan harga yang murah-murah sekarang harus merasakan kenaikan bahan pokok.
"Kenaikan harga bahan pokok sangat meresahkan, kami yang biasanya membeli sayuran untuk stok semingguan sekarang harus menguranginya karena harganya cukup mahal, cukup untuk makan beberapa hari kedepan," Ucap Cyntia sorang pembeli sayuran di pasar.
Cyntia juga berharap harga bahan pokok dipasaran segera kembali normal agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari ini dengan baik.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherl Mevitasari
- 250088 views
