Jelang Tahun Baru, Harga Cabai Merah dan Rawit Melonjak di Kota Bengkulu
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Menjelang perayaan tahun baru, harga cabai di pasar Minggu Kota Bengkulu mengalami lonjakan signifikan. Harga cabai merah tembus hingga Rp 65.000 per kilogram, sementara cabai rawit mencapai harga Rp 90.000 per kilogram, yang sebelumnya hanya dijual dengan harga sekitar Rp 65.000 per kilogram, Minggu (29/12/2024).
Endang, salah seorang pedagang cabai di pasar Minggu Bengkulu, mengungkapkan bahwa meskipun harga cabai mengalami kenaikan, pasokan atau stok cabai di pasar masih mencukupi. Menurutnya, kenaikan harga cabai saat menjelang tahun baru merupakan hal yang sudah menjadi kebiasaan tahunan.
"Kalau tadi pagi banyak cabe masuk ke gudang, kalau barang kosong itu nggak. Tapi memang setiap tahun baru memang jadi mahal," ujar Endang.
Ia menambahkan bahwa permintaan cabai pada momen seperti ini biasanya meningkat, sehingga berpengaruh pada harga yang naik.
Selain cabai, harga bawang merah dan bawang putih di pasar Minggu Kota Bengkulu juga tercatat stabil dengan harga yang masih berada di kisaran Rp 40.000 per kilogram. Harga ini telah bertahan selama hampir sebulan terakhir, tanpa mengalami fluktuasi yang berarti. Menurut beberapa pedagang, stok bawang masih cukup tersedia meskipun ada peningkatan permintaan menjelang libur tahun baru.
Kenaikan harga bahan pokok seperti cabai ini menjadi perhatian utama bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang mengandalkan cabai sebagai salah satu bumbu utama dalam masakan sehari-hari. Sejumlah warga mengaku terkejut dengan harga cabai yang terus melambung, apalagi menjelang momen-momen besar seperti tahun baru dan Natal.
Kenaikan harga cabai ini sendiri dipengaruhi oleh sejumlah faktor, termasuk musim cuaca yang kurang mendukung produksi cabai lokal dan meningkatnya permintaan saat libur panjang. Hal ini menyebabkan beberapa pedagang memilih untuk menaikkan harga guna menjaga margin keuntungan mereka.
Pemerintah setempat diharapkan dapat melakukan langkah-langkah antisipasi untuk mengendalikan lonjakan harga cabai dan bahan pokok lainnya, terutama agar masyarakat tidak merasa terbebani dengan harga yang terus meroket. Pihak terkait juga diharapkan dapat mengoptimalkan distribusi bahan pokok agar pasokan tetap lancar dan stabil di pasar-pasar tradisional.
Meski demikian, masyarakat Bengkulu tetap berharap agar harga cabai dan bahan pokok lainnya dapat kembali stabil setelah pergantian tahun, sehingga kesejahteraan mereka tidak terpengaruh secara signifikan oleh lonjakan harga yang terjadi.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250047 views
