Skip to main content
x
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) H. Sapuan Ilyas S KM M AP, di Kaur, Minggu 26/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Kasus DBD di Kabupaten Kaur Meningkat Tajam, Dinkes Ajak Warga Waspada

Indonesiaraja.com,Kaur- Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Kaur pada tahun 2024 tercatat meningkat tajam. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kaur mencatatkan sebanyak 166 kasus DBD sepanjang tahun 2024, jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang hanya mencatatkan 26 kasus, Minggu (26/01/2025).

Kepala Dinkes Kaur Yasman AMK, MPd melalui Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2M) H. Sapuan Ilyas S KM M AP, menjelaskan bahwa peningkatan kasus DBD ini sangat dipengaruhi oleh faktor cuaca. Sapuan mengungkapkan bahwa nyamuk Aedes aegypti, penyebab penyakit DBD, berkembang biak dengan cepat terutama saat musim hujan. Kondisi ini diperburuk dengan pola hidup masyarakat yang sering kali mengabaikan kebersihan lingkungan.

“Jumlah kasus DBD pada 2024 ini meningkat tajam dibandingkan 2023, yang hanya tercatat 26 kasus. Kita semua harus waspada,” ujar Sapuan. 

Meskipun tidak ada laporan korban meninggal akibat DBD pada tahun 2024, Sapuan menekankan pentingnya kewaspadaan, terutama pada musim penghujan yang menjadi waktu yang rawan bagi perkembangbiakan nyamuk pembawa virus DBD.

Meski Januari 2025 belum mencatatkan kasus DBD, Sapuan mengimbau agar masyarakat tetap berhati-hati.

"Kondisi cuaca yang sekarang ini tetap mendukung perkembangbiakan nyamuk, terutama Aedes aegypti," tambahnya.

Untuk mengurangi risiko penyebaran DBD, Sapuan meminta masyarakat untuk aktif menjaga kebersihan lingkungan dengan cara rutin membersihkan tempat-tempat yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti tempat penampungan air. Ia juga mengingatkan untuk kembali mengaktifkan gerakan 3M, yakni Menguras, Mengubur, dan Membersihkan, guna mencegah penyebaran penyakit ini.

“Lingkungan yang bersih adalah kunci untuk mencegah berkembangnya nyamuk DBD. Mari kita sama-sama menjaga kebersihan demi kesehatan bersama,” imbaunya.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari