Kasus Judi Online Sangat Meresahkan, Pendidikan Agama Harus Ditingkatkan
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Darul Kalam, Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Muslim Cendekia Bengkulu Tengah, menyampaikan keprihatinannya terkait maraknya judi online yang semakin meresahkan, terutama di kalangan pelajar.
Menurutnya, judi online bertentangan dengan nilai-nilai agama dan pendidikan yang diajarkan di madrasah, serta menjadi bentuk penyimpangan sosial yang berdampak negatif pada finansial, mental, dan moral generasi muda.
"Dalam konteks Islam judi online itu adalah tulul amal panjang angan-angan jadi ketika mereka dihadapkan dengan hadiah, namun tidak berfikir ketika tidak menang bagaimana". Kata Darul saat dikonfirmasi, Rabu,(13/11/24).
Ia menegaskan bahwa judi online merupakan ancaman serius terhadap moral generasi muda dan tidak sesuai dengan nilai-nilai keislaman yang menjadi dasar pendidikan di madrasah.
Kemudian, Ia menyampaikan bahwa anak-anak seharusnya fokus pada pendidikan dan pengembangan diri, bukan tergoda oleh aktivitas yang bisa merusak masa depan mereka, mereka yang terlibat dalam judi online sering kali menunjukkan kelemahan iman.
Sebagai langkah pencegahan, Darul berkomitmen untuk memperkuat pendidikan karakter serta nilai-nilai agama di lingkungan sekolah. Program-program seperti kajian keagamaan, edukasi tentang bahaya judi, dan sosialisasi nilai-nilai keislaman terus ditingkatkan.
Harapannya, upaya ini akan membantu siswa memahami dampak buruk dari judi online dan melindungi mereka dari pengaruh negatif aktivitas tersebut.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250087 views
