Skip to main content
x
Kebakaran di Bengkulu Selatan, Minggu 05/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Kebakaran Hebat Melanda Desa Air Kemang, Satu Warga Terluka Akibat Luka Bakar

Indonesiaraja.com,Bengkulu Selatan- Kebakaran rumah kembali terjadi di Kabupaten Bengkulu Selatan pada Minggu malam (05/01/2025) kemarin.

Kali ini, sebuah rumah milik Nurhayati (65), warga Desa Air Kemang, Kecamatan Pino Raya, terbakar habis. Dalam peristiwa tersebut, korban mengalami luka bakar cukup serius dan langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis.

Pihak Satgas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bengkulu Selatan yang menerima laporan kebakaran segera menuju lokasi kejadian. Sebanyak tiga unit mobil operasional dan 20 personel Satgas Damkar dikerahkan untuk memadamkan api. 

Setelah bekerja keras selama sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan. Namun, tim Damkar masih melakukan pencarian api yang tersembunyi untuk mencegah kebakaran kembali menyala.

Kepala Satpol PP dan Damkar Bengkulu Selatan, Erwin Muchsin S.Sos, membenarkan terjadinya kebakaran tersebut. Ia juga menambahkan bahwa selain korban luka bakar, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Rumah terbakar sekitar 95 persen. Pemilik rumah, Ibu Nurhayati, mengalami luka bakar dan sudah dievakuasi ke rumah sakit. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa lainnya," ujar Erwin.

Menurut Erwin, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik yang mengakibatkan api dengan cepat menghanguskan rumah. Kerugian materiil akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 300 juta.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, kami menduga kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik. Kami juga terus berkoordinasi dengan pihak berwajib untuk memastikan penyebab pasti dan langkah-langkah selanjutnya," jelas Erwin.

Warga sekitar merasa prihatin atas kejadian ini dan berharap agar kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari. Satgas Pemadam Kebakaran terus memberikan imbauan kepada masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama terkait penggunaan listrik yang aman di rumah-rumah warga.

Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap bahaya kebakaran, yang bisa datang sewaktu-waktu, dan pentingnya memiliki alat pemadam api ringan (APAR) serta prosedur evakuasi yang baik di rumah masing-masing.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari