Kilang Minyak Kebakaran, PPP Minta Dirut-Komut Mundur Sebagai Bentuk Tanggung Jawab Moral
Indonesiaraja.com, Jakarta - Sekretaris Fraksi PPP DPR RI Achmad Baidowi menganalisis kasus kebakaran kilang minyak Pertamina di Kota Dumai, Riau, Sabtu (1/4/2023). Ia menyesalkan Pertamina seolah tidak belajar dari kejadian sebelumnya, kembali kebakaran kilang minyak.
"Kejadian yang terulang lagi menunjukkan bahwa jajaran direksi dan komisaris yang dipimpin Dirut Nicke Widyawati dan Komut Basuki Tjahaja Purnama belum mampu untuk mengatur sistem fasilitas keamanan pada pertamina. Sehingga menurut keduanya perlu mengundurkan diri, jika tidak Menteri BUMN diminta mencopot mereka dari posisi yang sedang dijalankan," ujar Baidowi, Minggu (2/4/2023).
Sejumlah catatan Fraksi PPP, papar Baidowi, dari tahun 2021 ada sekitar tujuh aset Pertamina mengalami kebbakaran.
"Tanpa pergantian jabatan, Dirut dan Komut Pertamina harus mundur dari posisinya sebagai rasa tanggung jawab moral atas keteledoran dalam mengelola sistem keamanan serta fasilitas Pertamina sehingga berulang kali kebakaran," kata Baidowi.
Ia menjelaskan adanya sistem yang lemah dalam fasilitas Pertamina. Baik dalam aspek Health, Safety, Security, dan Environment (HSSE), dari aset Pertamina yang mempunyai resiko tinggi.
"Fraksi PPP juga mendesak untuk dilakukannya audit, evaluasi, dan perbaikan secara komprehensif untuk semua sistem security aset dan fasilitas Pertamina dalam mencegah kembali terulangnya kebakaran di masa datang," tutup Baidowi. (DMW)
- 250075 views
