Kunjungan Wisata, Kota Bengkulu Tertinggi, Lebong Terendah
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu mencatat jumlah kunjungan wisatawan nusantara (wisnus) ke Kota Bengkulu masih yang tertinggi di Provinsi Bengkulu. Sementara jumlah kunjungan wisnus yang paling rendah adalah Kabupaten Lebong.
Hal itu dipaparkan Kepala BPS Provinsi Bengkulu, Ir Win Rizal ME, Saat dikonfirmasi Jumat (17/01/2025).
"Berdasarkan kabupaten/kota tujuan, jumlah perjalanan wisnus tertinggi pada November 2024 bertujuan ke Kota Bengkulu dengan jumlah perjalanan sebanyak 129.617 yang berkontribusi sebesar 38,15 persen dari total perjalanan di Provinsi Bengkulu," ungkap Win Rizal.
"Sementara itu, kabupaten/ kota dengan tujuan perjalanan terendah pada November 2024 adalah Kabupaten Lebong dengan jumlah perjalanan sebanyak 10.193 perjalanan yang berkontribusi hanya sebesar 3,00 persen dari total perjalanan di Provinsi Bengkulu," lanjut Win Rizal.
Di sisi lain, pada Januari-November 2024, secara kumulatif jumlah perjalanan wisnus ke Provinsi Bengkulu mencapai 3,91 juta perjalanan.
Sedangkan jumlah perjalanan pada bulan November 2024 sendiri sebesar 339.718 perjalanan, turun 2,43 persen dibandingkan bulan Oktober 2024 yang sebesar 348.192 perjalanan.
Win Rizal mengatakan, dari 339.718 kunjungan wisnus ke Provinsi Bengkulu, jumlah kunjungan wisnus yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 267.210 perjalanan (78,66 persen). Sedangkan jumlah kunjungan ke Provinsi Bengkulu yang berasal dari luar Provinsi Bengkulu sebanyak 72.508 perjalanan (21,34 persen).
"Jumlah perjalanan wisnus yang berasal dari Provinsi Bengkulu pada November 2024 tercatat sebanyak 363.291 perjalanan atau turun 0,91 persen dibandingkan Oktober 2024. Jumlah kunjungan wisnus yang berasal dari dalam Provinsi Bengkulu ke kabupaten/kota lain dalam Provinsi Bengkulu tercatat sebanyak 267.210 perjalanan atau 73,55 persen, sedangkan yang berasal dari Provinsi Bengkulu ke luar provinsi sebanyak 96.081 perjalanan atau 26,45 persen," tandasnya.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250102 views
