Skip to main content
x
Kondisi badan Memar Biru, di Bengkulu, Minggu 05/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Memar Biru pada Tubuh: Penyebab dan Kemungkinan Penyakit

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Memar biru, atau lebam yang muncul tanpa sebab jelas, sering kali membuat khawatir. Memar terjadi ketika pembuluh darah kecil di bawah kulit pecah, menyebabkan darah bocor dan terperangkap di jaringan sekitarnya, Minggu (05/01/2025).

Biasanya, memar muncul setelah cedera ringan, tetapi jika sering muncul tanpa alasan, ini bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mendasari. Berikut beberapa kemungkinan penyebab:

1. Kekurangan Vitamin

  • Vitamin C: Kekurangan vitamin C (skorbut) dapat membuat pembuluh darah rapuh, sehingga mudah terjadi memar.
  • Vitamin K: Vitamin K berperan dalam pembekuan darah. Kekurangan vitamin ini dapat menyebabkan pendarahan berlebihan dan memar yang tidak wajar.

2. Gangguan Pembekuan Darah

  • Hemofilia: Penyakit genetik yang menyebabkan darah sulit membeku, sehingga memar mudah terbentuk meski cedera ringan.
  • Penyakit Von Willebrand: Kondisi serupa hemofilia yang menyebabkan gangguan pembekuan darah.

3. Trombositopenia (Rendahnya Jumlah Trombosit)

Trombosit adalah sel darah yang membantu proses pembekuan. Jumlah trombosit yang rendah, misalnya akibat infeksi, anemia aplastik, atau lupus, dapat menyebabkan memar tanpa sebab jelas.

4. Gangguan Hati

Penyakit hati seperti sirosis dapat mengganggu produksi protein pembekuan darah, sehingga memar mudah terbentuk.

5. Penggunaan Obat-obatan

Beberapa obat dapat meningkatkan risiko memar, seperti:

  • Aspirin dan obat antikoagulan (pengencer darah)
  • Kortikosteroid
  • Obat kemoterapi

6. Leukemia atau Kanker Darah

Memar tanpa sebab bisa menjadi tanda awal leukemia, di mana sumsum tulang menghasilkan sel darah yang tidak normal, sehingga mempengaruhi pembekuan darah.

7. Penuaan

Pada orang lanjut usia, kulit menjadi lebih tipis dan pembuluh darah lebih rapuh, sehingga memar lebih mudah muncul meski tanpa cedera serius.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Jika memar sering muncul tanpa alasan jelas dan disertai gejala berikut, segera konsultasikan ke dokter:

  • Pendarahan pada gusi atau hidung
  • Lelah berkepanjangan
  • Penurunan berat badan tanpa sebab
  • Demam atau infeksi berulang

Cara Mengatasi dan Mencegah Memar

  • Konsumsi makanan kaya vitamin C, K, dan zat besi untuk memperkuat pembuluh darah dan membantu pembekuan darah.
  • Hindari aktivitas yang berisiko menyebabkan cedera jika tubuh cenderung mudah memar.
  • Jika memar sering muncul atau disertai gejala lain, lakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui kondisi kesehatan yang mendasari.

Memar bisa saja tidak berbahaya, tetapi jika muncul terus-menerus tanpa sebab jelas, jangan abaikan. Penanganan tepat dapat mencegah komplikasi serius.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari