Menag Percaya Orang Yang Dekat Nabi Tak Menjual Agama Dengan Politik
Indonesiaraja.com, Jakarta - Menag Yaqut Cholil Qoumas Mengatakan orang yang senantiasa dekat kepada Nabi Muhammad Saw tidak akan pernah menjadikan agama sebagai politik. Yaqut yakin orang itu tak menjadikan tempat ritual ibadah sebagai agenda politik.
" Jika kita sudah merasa Qurb dengan Nabi kita, artinya kita tidak menjadikan agama sebagai bahan politik, apalagi agenda acara politik di tempat suci, menggunakan kesempatan dakwah sebagai pelancar politik praktis," Imbuh Yaqut di kantor Kemenag, Jakarta, Sabtu (14/1/2023)
Dia juga berspekulasi agama sebagai alat manuver politik akan membawa vandalisme bagi bangsa. Dia juga mengatakan orang yang dekat pada Tuhan tidak akan menyebar berita bohong dan ujaran kebencian pada public.
"Dalam hal ini kita selalu ingat pada Tuhan kita, maka kita tidak akan menyebarluaskan berita bohong dan ujaran kebencian," ujarnya
Menag Yaqut juga mengatakan pihaknya juga membuat mekanisme tempat ibadah tidak dijadikan lokasi kampanye saat pemilu. Dia juga meminta pihak pengurus masjid tidak mengizinkan untuk kegiatan politik praktis.(Indoraja/DMW)
- 451293 views
