Peletakan Batu Pertama Pembangunan Mushola SDN 102
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda) Polda Bengkulu, Kombes Pol Asep Teddy, S.IK, MM, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan mushola di SDN 102 Satu Atap dan SMPN 23 Bangkahan, Kota Bengkulu.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program "Polda Bengkulu Peduli," yang bertujuan untuk mendukung fasilitas ibadah bagi siswa, yang mayoritas beragama Islam, di sekolah-sekolah tersebut. Program ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan dan memfasilitasi kegiatan ibadah bagi para siswa.
Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana Pembangunan, Iptu Nyarna, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas pelaksanaan pembangunan mushola ini. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Polda Bengkulu atas dukungan dan perhatian yang diberikan untuk fasilitas ibadah di SDN 102 Satu Atap dan SMPN 23 Bangkahan.
"Ini adalah langkah luar biasa yang akan memberikan ruang bagi anak-anak untuk menimba ilmu dan menjalankan ibadah. Dengan dukungan semua pihak, kami berharap pembangunan ini berjalan lancar dan menjadi berkah bagi kita semua," ungkapnya. Rabu 6/11/24
Kepala Sekolah SDN 102 Satu Atap dan SMPN 23 Bangkahan, Rahila Ningsih, juga menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada Polda Bengkulu serta semua pihak yang terlibat dalam upaya mewujudkan pembangunan mushola di sekolah mereka
“Kami sangat berterima kasih kepada Polda Bengkulu atas kepeduliannya. Bantuan ini sungguh berarti bagi sekolah dan seluruh siswa kami,” ujarnya.
Pembangunan mushola ini diharapkan dapat menjadi sarana yang penting bagi siswa dalam melaksanakan ibadah serta kegiatan keagamaan lainnya di lingkungan sekolah. Dengan adanya mushola, diharapkan siswa dapat menjalankan ibadah dengan lebih nyaman dan khusyuk.
Langkah ini juga sejalan dengan visi Polda Bengkulu untuk mendukung pendidikan dan membangun kebersamaan dengan masyarakat sekitar. Polda Bengkulu ingin memberikan kontribusi yang positif bagi kemajuan pendidikan dan kesejahteraan masyarakat, serta mempererat hubungan antara kepolisian dan komunitas lokal.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250095 views
