Skip to main content
x
Polisi masih selidiki kasus pembunuhan cucu dan nenek di kaur, Selasa 24/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Pembunuhan Nenek dan Cucu di Desa Karang Dapo Belum Terungkap, Keluarga Harapkan Ini

Indonesiaraja.com,Kaur-Polisi hingga kini belum berhasil mengungkap dan menangkap pelaku pembunuhan sadis yang menewaskan Bidah (67) dan cucunya, Yeti (14), warga Desa Karang Dapo, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, Selasa (24/12/2024).

Keduanya ditemukan tewas di dalam kamar tidur rumah mereka pada Jumat pagi, 20 Desember 2024 kemarin. Keluarga korban pun berharap pihak kepolisian segera mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik pembunuhan tersebut.

"Kami dari pihak keluarga sangat berharap agar kasus ini segera terungkap. Kami ingin pelaku segera ditangkap," ujar Sopan (40), salah seorang keluarga korban, saat diwawancarai.

Menurut Sopan, bukan hanya keluarga yang mengharapkan kasus ini cepat terungkap, namun juga warga sekitar. Kejadian ini menimbulkan rasa cemas dan ketakutan di kalangan masyarakat Desa Karang Dapo, yang merasa terancam oleh keberadaan pelaku yang masih bebas. Masyarakat sangat berharap agar pihak kepolisian bekerja lebih sigap untuk menangkap pelaku pembunuhan sadis ini.

“Saya mewakili masyarakat dan juga keluarga korban berharap pelaku pembunuhan ini dapat segera terungkap dan dihukum seberat-beratnya. Kami sangat mendukung pihak kepolisian untuk segera menangkap pelakunya,” jelas Kepala Desa Karang Dapo, Sapuan Saidi.

Kasat Reskrim Polres Kaur, AKP Todo Rio Tambunan, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap pelaku pembunuhan tersebut. Ia mengatakan bahwa sudah banyak saksi yang diperiksa, namun hingga kini belum ada petunjuk pasti yang mengarah pada pelaku.

“Anggota kami di lapangan terus melakukan penyelidikan. Kami memohon doa kepada masyarakat agar pelaku segera ditangkap secepat mungkin. Nanti jika sudah ada perkembangan, kami akan segera memberitahukan,” ucap Kasat Reskrim AKP Todo Rio Tambunan.

Peristiwa tragis ini pertama kali ditemukan oleh tetangga korban, Merti (30), pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Merti yang mencoba memanggil korban dari luar rumah tidak mendengar respons apapun. Ia kemudian melihat jendela rumah terbuka dan memutuskan untuk masuk melalui jendela. Di dalam rumah, Merti dikejutkan dengan pemandangan mengerikan: kedua korban, Bidah dan Yeti, ditemukan dalam kondisi tewas.

Jasad Bidah ditemukan tergeletak di pinggir kasur dengan luka parah di leher, sementara Yeti ditemukan di atas kasur dengan posisi kaki menjuntai ke lantai. Keduanya mengalami luka serius di leher yang diduga menjadi penyebab kematian.

Kepergian tragis Bidah dan Yeti meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan warga sekitar. Selain itu, ketidakpastian mengenai pelaku pembunuhan ini juga menambah kecemasan warga Desa Karang Dapo, yang merasa tidak aman hingga pelaku tertangkap. Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas pembunuhan ini, agar tidak ada lagi kekhawatiran di kalangan mereka.

Polres Kaur sendiri terus melakukan berbagai upaya penyelidikan dan memohon doa serta dukungan dari masyarakat agar kasus ini bisa segera terungkap. Masyarakat pun berharap agar polisi dapat segera menangkap pelaku dan memberikan keadilan bagi keluarga korban.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari