Skip to main content
x
Pasar Minggu Kota Bengkulu, Sabtu 04/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Pemkot Bengkulu Siapkan Anggaran untuk Renovasi Pasar Minggu dan Pasar Barukoto di APBD 2025

Indonesiaraja.com, Bengkulu- Pemerintah Kota Bengkulu melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) telah menganggarkan dana di APBD 2025 untuk renovasi atau revitalisasi dua pasar tradisional di kota tersebut. Dua pasar yang akan mendapatkan perhatian khusus adalah Pasar Minggu dan Pasar Barukoto, Sabtu (04/01/2025).

Kepala Dinas Perindag Kota Bengkulu, Bujang HR, melalui Kabid Pengembangan Perdagangan, Jasya Arief, menjelaskan bahwa proyek revitalisasi ini akan dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Bengkulu. Arief menyebutkan bahwa pihaknya sudah melakukan pengecekan lokasi untuk memastikan item-item yang akan dikerjakan dalam revitalisasi, seperti drainase, siring, jalan, dan penerangan.

"Anggarannya ada di DPUPR dan mereka yang akan mengerjakannya. Dua pasar yang kami prioritaskan untuk revitalisasi tahun ini adalah Pasar Minggu dan Pasar Barukoto. Kami sudah melakukan pengecekan ke lokasi, memeriksa kondisi drainase, siring, jalan, dan penerangan pasar yang akan diperbaiki," ujar Jasya Arief.

Untuk penerangan pasar, Disperindag Kota Bengkulu mengalokasikan anggaran sebesar Rp400 juta, yang dibagi menjadi Rp200 juta untuk masing-masing pasar. Sedangkan untuk renovasi drainase, jalan, dan siring, anggaran tersebut akan ditangani oleh DPUPR.

"Untuk penerangan pasar ada di Disperindag, masing-masing pasar mendapatkan anggaran sebesar Rp200 juta. Sedangkan untuk drainase, jalan, dan siring, itu menjadi tanggung jawab DPUPR," tambahnya.

Selain revitalisasi Pasar Minggu dan Pasar Barukoto, Disperindag juga berencana menata kembali Pasar Panorama yang saat ini masih banyak kios dan los yang kosong. Penataan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik pasar dan mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas yang ada.

Jasya Arief juga menyampaikan bahwa pihaknya telah mengajukan usulan untuk revitalisasi Pasar Panorama ke Kementerian Perdagangan (Kemendag). Namun, hingga saat ini, usulan tersebut masih menunggu keputusan dari pusat.

"Kami sudah mengusulkan revitalisasi Pasar Panorama ke Kementerian. Jika terealisasi, anggaran untuk revitalisasi pasar ini akan berasal dari pusat. Namun, saat ini kami masih menunggu kepastian dari Kemendag," ujarnya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Bengkulu, Sehmi, mengatakan bahwa dua pasar, yakni Pasar Panorama dan Pasar Minggu, telah diusulkan untuk mendapatkan bantuan revitalisasi dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Usulan tersebut masih dalam proses dan pihaknya berharap ada bantuan dari pusat untuk rehabilitasi pasar tersebut.

"Kami masih menunggu hasil usulan yang kami ajukan ke Kemendagri untuk penataan dan revitalisasi Pasar Panorama dan Pasar Minggu. Kalau usulan tersebut disetujui, maka perbaikan fisik dan penataan pedagang di kedua pasar itu akan dibiayai oleh kementerian," kata Sehmi.

Dengan adanya anggaran yang disiapkan di APBD 2025 dan harapan bantuan dari kementerian, Pemkot Bengkulu optimistis dapat memperbaiki kondisi pasar-pasar tradisional ini. Diharapkan, revitalisasi tersebut tidak hanya akan memperbaiki fasilitas fisik pasar, tetapi juga meningkatkan kenyamanan bagi pedagang dan pengunjung, serta mendorong perekonomian daerah.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari