Perangkap Harimau di Kabupaten Mukomuko Dilepas, BKSDA Tetap Lakukan Pemantauan
Indonesiaraja.com,Mukomuko- Setelah tiga pekan dipasang, tiga perangkap harimau yang ditempatkan di Kabupaten Mukomuko resmi dicabut oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bengkulu-Lampung. Keputusan ini diambil setelah tim pemantauan memastikan tidak ada tanda-tanda keberadaan harimau di sekitar desa-desa yang sebelumnya terindikasi menjadi lokasi kemunculan satwa liar tersebut, Jumat (31/01/2025).
Perangkap-perangkap yang dipasang di Desa Tunggal Jaya, Mekar Jaya, dan Setia Budi sebagai respons terhadap laporan warga mengenai kemunculan harimau, kini telah dinonaktifkan pada tanggal 29 Januari 2025. Tim BKSDA, bersama aparat desa, kepolisian, dan TNI, melakukan evaluasi menyeluruh sebelum memindahkan perlindungan ke pos BKSDA di Putri Hijau.
Kepala Satuan Polisi Hutan BKSDA Bengkulu-Lampung, Pirmansyah, menegaskan meskipun perangkap telah dicabut, pemantauan akan terus dilanjutkan.
"Kami tetap berkoordinasi dengan masyarakat untuk memastikan situasi tetap aman. Jika ditemukan jejak atau tanda keberadaan harimau, langkah-langkah selanjutnya akan segera diambil," ujarnya.
Sebagai langkah pencegahan, BKSDA juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada saat beraktivitas di kebun atau hutan guna menghindari potensi konflik dengan Harimau Sumatera. Selain itu, BKSDA terus mengedukasi warga tentang tindakan yang tepat jika terjadi interaksi dengan harimau.
Keputusan ini menjadi langkah positif untuk menjaga keseimbangan antara perlindungan satwa liar dan keselamatan masyarakat setempat.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250088 views
