Skip to main content
x
Wakil II Ketua DPRD Provinsi Bengkulu ini mengucapkan rasa syukur tak terhingga kepada masyarakat, Rabu 28/2/24 (Foto:Alna)

Prabowo-Gibran Unggul, Suharto Harapkan Hasil Pleno Menang

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Perhitungan suara hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2024, belum secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) melalui rapat plenonya, namun pasangan calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 2 Prabowo-Gibran, diyakini akan menang, baik secara nasional maupun di Provinsi Bengkulu khususnya. Rabu (28/2/2024).

Pada data hasil quick count dan real count KPU, pasangan Capres dan Cawapres nomor urut 2 ini, sementara mengungguli pasangan lainnya. Bahkan angka terpaut jauh dan kalaupun terjadi eror juga tidak akan terlalu berpengaruh.

“Mengacu pada data yang ada, diyakini tinggal menunggu legalitas berupa pleno-pleno dari KPU. Untuk capaian seperti yang pernah saya sampaikan sebelumnya yakni 70 persen di Provinsi Bengkulu,” ungkapnya 

 

 

Menurut Suharto, sangat meningkatnya kepercayaan masyarakat se-Provinsi Bengkulu kepada Ketua Umum sekaligus Ketua Dewan Pembina partai Gerindra ini, tidak lepas kedatangannya untuk berkampanye secara khusus ke Bengkulu.   

Dengan itu Wakil II Ketua DPRD Provinsi Bengkulu ini mengucapkan rasa syukur tak terhingga kepada masyarakat, pihak penyelenggara, pengawas dan aparat keamanan serta insan pers, atas capaian yang telah diraih, berkat kerja keras dari partai pengusung, pendukung dan tim pemenangan se Provinsi Bengkulu.   

“Alhamdulillah, kami bangga sekaligus bersyukur atas tingginya antusias masyarakat se Provinsi Bengkulu kepada bapak dan guru kami. Apalagi perjuangan kita tidak kali ini saja, tetapi sejak pertama kali pencalonan beliau (Pak Prabowo,red) menjadi Capres, dan baru dalam Pilpres ini Insya Allah terwujud,” haru Suharto.

Lebih lanjut politisi yang telah lama melintas dalam dunia perpolitikan ini mengemukakan, dengan data internal ditunjang hasil real count serta quick count sekarang, sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk mengawal hingga penetapan pleno dari KPU mulai dari tingkat daerah hingga sampai ke pusat nanti.

“Kami selaku kader dari Fraksi Gerindra ini sudah satu komando. Terlebih ketika mendapatkan perintah, akan dikawal hingga selesai atau bapak kita dilantik. Makanya dari awal kami sudah siap dengan keberadaan saksi-saksi berlapis, dan memanfaatkan informasi teknologi (IT),” demikian tutup Suharto. (ADV)

 

 

 

Reporter : Alna Saputri 

Editor : Erin Andani