Skip to main content
x
Makanan bergizi untuk anak sekolah di Kota Bengkulu, Sabtu 21/12/2024 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

SPPG Siapkan Program Makan Bergizi Gratis untuk 3.000 Siswa, Dimulai Tahun 2025

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Badan Gizi Nasional melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kota Bengkulu tengah mempersiapkan program makan bergizi gratis yang akan dimulai pada tahun 2025. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi bagi masyarakat, khususnya para siswa, dan mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas menuju Indonesia Emas 2045. Pada tahap awal, program ini ditargetkan untuk menjangkau 3.000 siswa-siswi di enam sekolah di Kota Bengkulu, Sabtu (21/12/2024)

Kepala SPPG Kota Bengkulu, Gloria Erysa Meilinda Situmorang, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, serta memastikan pemenuhan gizi yang optimal bagi anak-anak di kota ini.

"Program makan bergizi ini tentunya untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat secara berkelanjutan, guna menunjang kualitas SDM di masa depan. Kami berharap dengan adanya program ini, kualitas kesehatan masyarakat, khususnya para pelajar, dapat meningkat," ujar Gloria, Sabtu (21/12/2024).

Program makan bergizi gratis di Kota Bengkulu ini akan dimulai pada tahun 2025 dan akan menyasar enam sekolah yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA). Sekolah-sekolah tersebut antara lain:

  1. TK Kartika 2 hingga 16
  2. SD Negeri 73
  3. SD Negeri 61
  4. SMP Negeri 6 Kota Bengkulu
  5. SMP Negeri 14 Kota Bengkulu
  6. SMA Negeri 4 Kota Bengkulu

Gloria juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan peninjauan langsung ke sekolah-sekolah tersebut untuk memastikan kesiapan pelaksanaan program ini. Program makan bergizi ini akan diberikan kepada para siswa dalam bentuk makanan bergizi yang sudah disiapkan oleh pihak terkait, dengan pengawasan dari SPPG Kota Bengkulu.

"Dengan adanya program makan bergizi di Kota Bengkulu ini, kami berharap dapat memberikan manfaat yang signifikan, terutama untuk para pelajar. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan mereka sehingga dapat mendukung perkembangan akademik dan fisik yang optimal," tambah Gloria.

Program ini juga melibatkan berbagai pihak, seperti Pemerintah Kota Bengkulu, pihak sekolah, orang tua, serta masyarakat secara umum. Gloria berharap, dengan adanya kerja sama yang solid antara semua pihak, pelaksanaan program ini dapat berjalan lancar sesuai dengan rencana.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Provinsi Bengkulu, Syarkawi, juga memberikan dukungan penuh terhadap program makan bergizi ini. Ia menegaskan bahwa setiap kabupaten di Provinsi Bengkulu akan berperan dalam menyuplai kebutuhan protein hewani, seperti daging, telur, dan susu, untuk mendukung program tersebut.

"Bengkulu memiliki potensi besar untuk menyediakan bahan pangan, termasuk daging sapi, kambing, telur, dan susu. Kami akan mengerahkan semua potensi yang ada di daerah ini untuk memenuhi kebutuhan program makan bergizi ini," jelas Syarkawi.

Syarkawi juga menambahkan bahwa pasokan bahan pangan untuk program ini akan berasal dari kabupaten-kabupaten di Bengkulu, seperti Rejang Lebong, Mukomuko, Lebong, dan Bengkulu Utara. Namun, jika ada kekurangan pasokan, bahan pangan akan diimpor dari provinsi tetangga, seperti Lampung untuk daging sapi dan Sumatera Barat untuk telur dan komoditas lainnya.

"Kami juga terus membina peternak lokal untuk memastikan bahwa mereka dapat memenuhi permintaan yang meningkat. Dengan adanya program ini, kami optimis ekonomi peternak lokal juga akan meningkat," tambah Syarkawi.

Program makan bergizi gratis yang akan dimulai pada tahun 2025 ini diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama sektor peternakan. Dengan adanya permintaan yang tinggi terhadap bahan pangan hewani, sektor peternakan lokal di Bengkulu diharapkan semakin berkembang.

"Program ini tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan perekonomian peternak lokal. Kami berharap sektor peternakan di Bengkulu semakin berkembang, sehingga kebutuhan pangan untuk program ini bisa dipenuhi secara mandiri," ujar Syarkawi.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah daerah, peternak, dan masyarakat, program makan bergizi gratis di Kota Bengkulu diharapkan dapat menjadi langkah strategis dalam menciptakan masyarakat yang lebih sehat, sejahtera, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Program ini merupakan bagian dari upaya besar menuju tercapainya Indonesia Emas 2045, di mana kualitas SDM yang unggul dimulai dengan pemenuhan gizi yang baik sejak dini.

 

Reporter : Hanny Try 

Editor : Sherly Meviitasari