Skip to main content
x
Kepala Disnaker Kota Bengkulu Firman Romzi, Kamis 09/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Tahun 2025, Disnaker Kota Bengkulu Targetkan 200 Warga Jadi PMI

Indonesiaraja.com,Bengkulu- Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu menargetkan sebanyak 200 warga dapat bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI) pada tahun 2025. Hal ini disampaikan oleh Kepala Disnaker Kota Bengkulu, Firman Romzi, dalam konferensi pers yang digelar di kantor Disnaker pada Kamis (09/01/2025).

"Pada 2024 kita (Disnaker Kota Bengkulu) sudah mencapai target, yaitu sebanyak 210 orang bekerja ke luar negeri. Tahun ini (2025), target kita sedikit lebih rendah, yakni 200 orang," ujar Firman.

Ia menambahkan bahwa angka pengangguran di Kota Bengkulu masih cukup tinggi, yakni mencapai 10.156 orang berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS). Oleh karena itu, pengiriman warga untuk bekerja di luar negeri diharapkan dapat membantu menekan angka pengangguran sekaligus meningkatkan perekonomian daerah.

"PMI ini tentunya berkontribusi besar, bukan hanya untuk menekan pengangguran, tapi juga sebagai pahlawan devisa yang dapat meningkatkan perekonomian keluarga dan daerah," lanjut Firman.

Sejak Januari hingga Desember 2024, Disnaker Kota Bengkulu telah berhasil membantu 210 warga untuk bekerja di luar negeri. Mereka bekerja di berbagai negara seperti Mesir, Australia, China, Jepang, dan negara lainnya, dengan beragam jenis pekerjaan seperti di perhotelan, pabrik, rumah sakit, restoran, dan sektor lainnya.

Firman juga menyebutkan bahwa Disnaker Kota Bengkulu bekerja sama dengan sejumlah perusahaan penyedia pekerjaan resmi di luar negeri, seperti PT Pedemangan, PT Mekar Jaya, dan Esdema, untuk memastikan para calon PMI diberangkatkan melalui jalur resmi dan legal.

"Setiap tahun kami selalu menargetkan ratusan warga untuk diberangkatkan sebagai PMI. Kami juga mendorong masyarakat yang tertarik untuk bekerja di luar negeri untuk mengikuti program pelatihan yang diselenggarakan oleh perusahaan penyedia kerja resmi," ungkap Firman.

Pelatihan yang disediakan meliputi berbagai aspek penting seperti bahasa, kompetensi pekerjaan, serta pengetahuan tentang tata cara kehidupan di negara yang dituju, untuk mempersiapkan calon PMI agar bisa beradaptasi dengan baik di tempat kerja.

Disnaker Kota Bengkulu memastikan bahwa ada tiga jalur resmi yang dapat dipilih oleh masyarakat yang ingin menjadi PMI, yaitu:

  1. Jalur Government to Government (G to G): Jalur ini melibatkan kerjasama antar pemerintah untuk mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri.
  2. Jalur Profesional to Profesional (P to P): Jalur ini lebih fokus pada pengiriman tenaga kerja dengan keahlian profesional tertentu.
  3. Jalur Mandiri: Jalur ini memungkinkan warga untuk mencari pekerjaan sendiri dengan bantuan dari Disnaker dalam proses legalisasi dan pengurusan dokumen.

Dengan dukungan penuh dari Disnaker dan perusahaan penyedia kerja, diharapkan semakin banyak warga Kota Bengkulu yang dapat memperoleh peluang kerja di luar negeri dengan prosedur yang sah dan terlindungi.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari