Skip to main content
x
sosok S dan K diketahui merupakan keluarga dari dua jenazah tersebut, Senin 11/9/23 (Foto:Adam)

Terungkap Sosok S dan K, Tewasnya Seorang Ibu dan Anak di Depok

Indonesiaraja.com, Jakarta - Penanganan kasus kemaitan ibu dan anak di Depok hingga saat ini masih terus bergulir, Senin (11/9/2023). Kasus Ibu dan anak yang di temukan tewas dan tinggal kerangka di perumahan elit Bukit Cinere, Kota Depok, Jawa Barat.

Adapun jasad keduanya ditemukan di dalam kamar mandi yang terkunci. Ibu bernama Grace Arijani Harahapan (65) dan anaknya, David Ariyanto (35) ditemukan dalam kondisi bergandengan tangan.

Selain itu, polisi juga menemukan ada tulisan misterius di dalam rumah ibu dan anak laki-lakinya tersebut. Tulisan tersebut terlihat dalam selembar kertas yang disimpan di atas meja dapur dan di dalam file laptop.

"Jadi di sana tertulis siapapun yang membaca tulisan ini, mungkin pada saat melihat tulisan ini saya dan ibu saya sudah meninggal dunia," ujar Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi. 

Kapolres Metro Depok Kombes Ahmad Fuady menyebut di kertas tersebut tertulis nama dua orang, yakni inisial S dan K. Bukan cuma nama saja, di atas kertas tersebut juga tertulis nomor telepon.

"Didalam kertas itu hanya ada nama dan nomor hp, tidak ada keterangan lain," ucap Kombes Ahmad Fuady.

Akhirnya, identitas 2 nama tersebut kini terungkap. Kasubdit Jatanras Polda Metro Jaya AKBP. Samian mengatakan bahwa sosok S dan K diketahui merupakan keluarga dari dua jenazah tersebut.

"Masih keluarga korban," kata Samian ketika dihubungi, Minggu (10/9/2023).

Pihak Kepolisian sudah memintai keterangan kepada kedua orang tersebut meski belum memenuhi apa saja motif kedua tersebut. Ia hanya menuturkan, bahwa keduanya dimintai keterangan untuk mendalami informasi mengenai GAH dan DAW.

"Sudah kami mintai keterangan, informasi terkait korban," jelasnya.

Sejauh ini, lanjut Saiman, pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang termasuk keluarga dan orang-orang di sekitar rumah korban. Selain itu pihaknya juga menemukan dua botol yang berisi cairan pada saat melakukan olah TKP.

"Kurang lebih 10 (orang diperiksa) dari keluarga dan dari lingkungan. Untuk carian yang didapatkan tentunya hanya kita ambil sampel, kita akan ujikan, apakah itu zat tertentu atau air biasa," tutupnya.


 

 

 

Reporter : Adam

Editor : Alna