Warga Desa Karang Sopo Digegerkan dengan Penemuan Nenek dan Cucu Tewas Mengenaskan
Indonesiaraja.com,Kaur- Sebuah tragedi memilukan terjadi di Desa Karang Sopo, Kecamatan Semidang Gumay, Kabupaten Kaur, Bengkulu, pada Jumat pagi (20/12/2024).
Seorang nenek bernama Bidah (80) dan cucunya, Yeti (13), ditemukan tewas mengenaskan dengan luka sobek di leher, diduga akibat benda tajam. Penemuan jasad keduanya terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, saat seorang warga setempat datang untuk mengunjungi rumah mereka.
Kapolres Kaur, AKBP Yuriko Fernanda, yang dihubungi melalui telepon, mengungkapkan bahwa jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang berniat mengunjungi rumah Bidah.
"Saat hendak mengetuk pintu, pintu dalam keadaan terbuka dan sepi. Warga itu kemudian masuk dan menemukan keduanya dalam kondisi mengenaskan," ujarnya.
Menurut keterangan polisi, luka sobek di leher kedua korban diduga berasal dari benda tajam, namun pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah itu senjata tajam atau benda lainnya. Polisi sudah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti-bukti, namun hingga saat ini, penyebab pasti dari tragedi tersebut masih belum diketahui.
Selain jasad korban, polisi juga menemukan bahwa sepeda motor milik korban hilang.
"Untuk pelaku masih dalam penyelidikan. Kami juga belum bisa memastikan apakah ini merupakan kasus pencurian dengan pembunuhan, karena motor korban hilang. Namun, kasus ini masih kami dalami lebih lanjut," tambah Kapolres Yuriko Fernanda.
Kasus ini tentu saja menambah kekhawatiran di kalangan warga setempat, yang merasa terguncang dengan kejadian tragis tersebut. Hingga kini, pihak kepolisian terus bekerja keras untuk mengungkap siapa pelaku di balik peristiwa mengenaskan ini.
Sementara itu, keluarga korban dan masyarakat Desa Karang Sopo masih merasa kehilangan dan berduka atas kejadian yang menimpa mereka. Investigasi lebih lanjut akan terus dilakukan untuk mencari petunjuk dan mengungkap misteri di balik kematian nenek dan cucu ini.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250072 views
