Skip to main content
x
Kasus DBD di Rejang Lebong Meningkat, Sabtu 11/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Kasus DBD di Rejang Lebong Meningkat Tajam, 435 Orang Terjangkit Sepanjang 2024

Indonesiaraja.com,Rejang Lebong- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mencatat sebanyak 435 kasus demam berdarah dengue (DBD) terjadi sepanjang tahun 2024. Angka ini mengalami lonjakan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 86 kasus, Sabtu (11/01/2025).

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular (P2PM) Dinkes Rejang Lebong, Titin Julita, mengungkapkan bahwa penyakit DBD masih menjadi ancaman serius di wilayah tersebut.  

“Kasus DBD sepanjang 2024 mencapai 435 kasus, dan tiga di antaranya meninggal dunia. Ada yang murni akibat DBD, namun ada juga yang memiliki komorbid,” ujar Titin.

Kasus DBD ini tersebar di 15 kecamatan di Rejang Lebong berdasarkan laporan dari 21 puskesmas serta pasien yang dirawat di RSUD Rejang Lebong.  

Titin menegaskan bahwa peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan sangat penting untuk mencegah penyebaran DBD. Upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) melalui gotong royong dan penerapan gerakan 3M Plus menguras, menutup, mengubur barang bekas, serta menaburkan bubuk abate diharapkan dapat mengurangi risiko penyebaran.  

“Kami akan terus melakukan penyuluhan dan pemantauan di lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat berkembangnya jentik nyamuk,” tambah Titin.  

Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala DBD, seperti demam tinggi mendadak, nyeri otot, dan ruam kulit, untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.  

Dinkes Rejang Lebong juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengendalikan penyebaran DBD demi menjaga kesehatan dan keselamatan warga.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari