Komisi 3 DPRD Bengkulu Utara Gelar RDP
Indonesiaraja.com, Bengku Utara -- Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi 3 DPRD Kabupaten Bengkulu Utara, Selasa (11/03), menyita perhatian publik. Rapat tersebut membahas berbagai persoalan yang menyangkut pembangunan Pasar Purwodadi Arga Makmur yang direncanakan menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di daerah tersebut.
Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi 3 DPRD, Edi Putra, SIP, RDP ini turut dihadiri oleh Sekretaris Komisi, Doni Asikin, serta anggota Komisi 3 lainnya. Hadir pula perwakilan Pemerintah Daerah dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, antara lain Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta pihak PT Urban Burniat selaku pelaksana proyek pembangunan pasar.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah keluhan masyarakat sekitar mengenai sistem irigasi yang buruk di lokasi pembangunan. Warga melaporkan sering terjadi genangan air setiap kali hujan turun, yang menimbulkan risiko banjir dan kerusakan lingkungan di sekitar pasar.
Ketua Komisi 3, Edi Putra, SIP, menegaskan pentingnya tanggapan cepat dari Pemerintah Daerah agar dampak negatif dari proyek ini bisa ditekan.
“Pasar tradisional modern ini sudah sangat dinantikan oleh masyarakat. Namun, jika masalah irigasi ini tidak segera diselesaikan, dampaknya bisa sangat merugikan warga sekitar,” ujar Edi Putra dalam pernyataannya di hadapan peserta RDP. “Kami berharap pemerintah dapat merespons dengan solusi yang efektif agar proyek ini tetap memberikan manfaat maksimal.”
Sekretaris Komisi 3, Doni Asikin, juga menyampaikan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mengantisipasi dampak lingkungan yang muncul akibat pembangunan.
“Kita tidak ingin pembangunan yang bertujuan meningkatkan perekonomian justru menimbulkan persoalan baru. Koordinasi antar-OPD harus diperkuat, dan pelaksana proyek wajib bertanggung jawab memastikan infrastruktur pendukung, seperti sistem drainase, berjalan dengan baik,” ujarnya.
RDP ini menjadi langkah awal dalam pengawasan intensif yang dilakukan DPRD agar pembangunan Pasar Purwodadi tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kenyamanan masyarakat.
Pihak PT Urban Burniat sendiri menyatakan akan melakukan evaluasi teknis atas sistem irigasi dan berkoordinasi dengan instansi terkait guna memastikan permasalahan ini dapat segera diatasi. Warga berharap pemerintah tidak hanya fokus pada kemegahan fisik bangunan, namun juga memperhatikan dampak jangka panjang, terutama soal banjir yang bisa mengganggu aktivitas dan merusak properti mereka.
Dengan adanya RDP ini, DPRD Bengkulu Utara menunjukkan perannya sebagai pengawas pembangunan yang proaktif dan responsif terhadap aspirasi rakyat. Pembangunan Pasar Purwodadi Arga Makmur diharapkan tetap berjalan sesuai rencana, namun tidak mengorbankan kenyamanan dan keselamatan warga sekitar. (Adv)
- 250025 views
