Skip to main content
x
Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Desman Siboro, Sabtu 04/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Pemkab BU Dorong Masyarakat Pekebun Sawit Ikuti Program Beasiswa BPDPKS

Indonesiaraja.com,Bengkulu Utara- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara kembali mendorong masyarakat yang merupakan pekebun kelapa sawit dan memiliki anak yang berminat untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi agar memanfaatkan program beasiswa perkebunan kelapa sawit, Sabtu (04/01/2025).

Program beasiswa ini disalurkan oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) dan ditujukan bagi anak-anak pekebun kelapa sawit yang ingin menempuh pendidikan di Fakultas Pertanian di sejumlah universitas ternama di Indonesia yang sudah bekerja sama dengan BPDPKS.

Kepala Dinas Perkebunan Bengkulu Utara, Desman Siboro, SH, MH, menjelaskan bahwa program beasiswa ini memberikan kesempatan bagi penerima untuk mendapatkan pendidikan tinggi secara gratis. Selain biaya pendidikan yang ditanggung, para penerima beasiswa juga akan mendapatkan uang saku yang disediakan oleh BPDPKS, yang tentunya akan sangat membantu dalam meringankan beban biaya hidup selama kuliah.

"Beasiswa ini sangat bermanfaat bagi anak-anak pekebun kelapa sawit yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, khususnya di bidang pertanian. Tahun lalu, kami berhasil memberangkatkan 61 mahasiswa penerima beasiswa BPDPKS ke universitas-universitas ternama di Indonesia," ungkap Desman Siboro.

Bagi calon mahasiswa yang ingin mendaftar, mereka dapat melakukan pendaftaran secara online melalui situs resmi yang telah disediakan oleh BPDPKS. Selanjutnya, Pemkab Bengkulu Utara akan melakukan seleksi untuk memastikan persyaratan yang ditetapkan oleh BPDPKS telah dipenuhi oleh para calon penerima beasiswa.

Desman menambahkan bahwa selain melalui seleksi umum, Pemkab Bengkulu Utara juga memberikan jalur khusus bagi calon penerima beasiswa yang mendapatkan rekomendasi dari kepala daerah. Calon mahasiswa yang menerima rekomendasi ini hanya perlu mengikuti sesi wawancara yang diselenggarakan oleh BPDPKS untuk memastikan kelayakan mereka sebagai penerima beasiswa.

"Untuk penerima beasiswa melalui rekomendasi kepala daerah, kami pastikan mereka benar-benar membutuhkan bantuan ini. Terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, agar mereka dapat meraih pendidikan yang lebih baik dan akhirnya dapat meringankan beban keluarga," jelas Desman.

Desman juga menekankan bahwa para mahasiswa penerima beasiswa ini akan mendapatkan peluang kerja yang sangat besar setelah lulus. Pasalnya, BPDPKS sudah menjalin kemitraan dengan sejumlah perusahaan perkebunan kelapa sawit yang akan merekrut lulusan dari program beasiswa ini. Hal ini tentu membuka peluang karier yang menjanjikan di sektor perkebunan kelapa sawit, yang menjadi salah satu industri terbesar di Indonesia.

"Tahun ini, BPDPKS membuka 4.000 kuota beasiswa untuk seluruh daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia. Bagi masyarakat Bengkulu Utara, ini adalah kesempatan emas yang sayang untuk dilewatkan. Kami sangat mendorong masyarakat, khususnya yang memiliki anak yang berminat untuk kuliah di Fakultas Pertanian, untuk segera mendaftar," terang Desman.

Dengan adanya program beasiswa ini, diharapkan dapat membantu mencetak generasi muda yang tidak hanya berpendidikan tinggi, tetapi juga memiliki keterampilan dan pengetahuan yang dapat diimplementasikan dalam industri kelapa sawit. Keberhasilan program ini akan memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas hidup keluarga pekebun dan kesejahteraan masyarakat Bengkulu Utara secara keseluruhan.

Pemkab Bengkulu Utara mengajak seluruh masyarakat yang memenuhi syarat untuk segera mendaftar dan memanfaatkan kesempatan ini. Program beasiswa ini tidak hanya memberikan pendidikan gratis, tetapi juga membuka peluang kerja yang sangat besar di sektor yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah, yaitu perkebunan kelapa sawit.

“Ini kesempatan yang tidak datang dua kali. Kami berharap masyarakat Bengkulu Utara bisa memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Jangan ragu untuk mendaftar, dan semoga anak-anak kita bisa meraih pendidikan yang lebih tinggi serta berkontribusi besar bagi pembangunan daerah,” tutup Desman Siboro.

 

Reporter: Hanny Try
Editor: Sherly Mevitasari