Pemkot Bengkulu Canangkan Pemekaran Wilayah Jadi 12 Kecamatan pada 2025
Indonesiaraja.com,Bengkulu- Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu mencanangkan rencana pemekaran wilayah pada 2025, yang akan menambah jumlah kecamatan dari sembilan menjadi 12. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah penduduk dan perkembangan ekonomi di beberapa wilayah kota, Sabtu (28/12/2024).
"Rencana pemekaran sedang dalam tahap kajian. Saat ini Kota Bengkulu memiliki sembilan kecamatan, dan akan ditambah menjadi 12, terutama karena beberapa kecamatan memiliki populasi penduduk yang cukup tinggi," ujar Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bengkulu, Eko Agusrianto.
Pemekaran wilayah difokuskan pada dua kecamatan dengan populasi terbesar, yakni Kecamatan Selebar dan Kecamatan Ratu Agung. Pemkot menilai, pemekaran ini diperlukan untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik kepada masyarakat.
Eko menjelaskan, berdasarkan data statistik, Kecamatan Selebar dan Kecamatan Ratu Agung memiliki jumlah penduduk tertinggi di Kota Bengkulu, sehingga dinilai layak untuk dimekarkan. Pertimbangan lainnya adalah pertumbuhan ekonomi yang pesat di kedua wilayah tersebut.
“Secara statistik, kedua kecamatan ini sudah memenuhi kriteria untuk dimekarkan. Hal ini juga akan mempermudah pemerintah dalam memberikan pelayanan yang lebih optimal,” ungkapnya.
Saat ini, Pemkot Bengkulu sedang mempersiapkan administrasi, kajian teknis, serta pelaksanaan Focus Group Discussion (FGD) dengan melibatkan tokoh masyarakat, akademisi, dan pihak terkait.
"Kajian harus matang dan melibatkan masukan dari semua pihak. Kami juga sedang mendata jumlah penduduk dari tingkat RT hingga kecamatan untuk menjadi dasar pembagian wilayah," tambah Eko.
Sebagai informasi, Kota Bengkulu saat ini terdiri atas sembilan kecamatan, yaitu Singaran Pati, Sungai Serut, Teluk Segara, Ratu Agung, Ratu Samban, Kampung Melayu, Selebar, Gading Cempaka, dan Muara Bangkahulu.
Dengan adanya rencana pemekaran ini, Pemkot Bengkulu berharap dapat menciptakan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif dan efisien, sekaligus mendukung pembangunan di tingkat kecamatan.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Meviitasari
- 250015 views
