Skip to main content
x
Pemprov Bengkulu melalui Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Bengkulu, Yenita Syaiful, menjamin ketersediaan stok minyak goreng, Rabu, 23/8/2023 ( Foto Erin Andini)

Pemprov Menjamin Ketersediaan Stok Minyak Dipasaran

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Pemprov Bengkulu melalui Kepala Dinas Perindustrian dan perdagangan Provinsi Bengkulu, Yenita Syaiful, menjamin ketersediaan stok minyak goreng untuk kebutuhan konsumsi di daerah ini hingga akhir 2023 masih aman. Rabu, (23/8/2023)

"Kalau stok aman, sampai akhir tahun pun aman, mudah-mudahan tidak ada masalah soal minyak goreng," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bengkuku,

Melihat berita yang berkembang beberapa hari terakhir tentang pengusaha ritel yang memprotes terkait dengan selisih harga dalam program satu harga yang belum dibayarkan Pemprov Bengkulu menjamin ketersediaan minyak goreng di Bengkulu bekerjasama dengan Bulog.

"Kami akan konfirmasi kepada para distributor rencana akan menyetop pendistribusian minyak goreng. Namun kami juga melakukan upaya menjamin ketersediaan minyak goreng dengan bekerja sama dengan Bulog," ucapnya.

Kemudian Yenita Bersama Bulog memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran akan tetap lancar. Selain itu juga pihaknya melakukan koordinasi pendistribusian minyak goreng dengan tiga distributor yang ada di Bengkulu.

"Bulog juga ada Minyakita yang premium sama dengan minyak-minyak yang ada di pasaran. Sampai saat ini, distribusi yang di distributor juga tetap lancar, mudah-mudahan tidak ada masalah," katanya.

Selain komoditas minyak goreng, Pemprov Bengkulu juga memastikan ketersediaan beras dan kebutuhan pangan daerah untuk 3-6 bulan ke depan akan aman. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dampak dari kemarau yang juga melanda Provinsi Bengkulu. Sebelumnya, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menyebutkan meskipun terdampak kemarau, Bengkulu masih akan memiliki cukup komoditas beras.

"Kalau Bengkulu kemarau biasanya tidak monoton sepanjang tahun, masih ada hujan sedikit-sedikit, masih cukup untuk pertanian hortikultura," tutupnya.

Reporter : Erin Andini

Editor : Alma