Skip to main content
x
Upaya penekanan stunting selaras dengan program Pemerintah Pusat yang menargetkan prevalensi stunting turun hingga 14 persen, Rabu 10/1/24 (Foto:Vonny)

Pj Walikota Bengkulu Salurkan Bantuan Guna Mencegah Stunting

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Guna menekan angka stunting, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bengkulu bersama Pemerintah Kota berupaya mengurangi jumlah dan menargetkan zero stunting melalui berbagai program, salah satunya memberikan bantuan berupa makanan tambahan kepada masyarakat yang berisiko stunting, Rabu (10/01/2024).

Habib Abdurahman Alkaf, selaku Ketua Baznas mengatakan pemberian bantuan ini sangat penting guna membantu memenuhi asupan gizi anak yang masih dalam masa pertumbuhan.

"Pemberian bantuan untuk masyarakat risiko stunting harus kita lakukan. Ini upaya kita membantu pemerintah dalam menekan angka stunting di Kota Bengkulu," katanya.

Selanjutnya, Pj Walikota Bengkulu Ir. Arif Gunadi, M.Si selaku pemimpin di Kota Bengkulu berharap bantuan tambahan makanan ini bisa membantu menambah asupan gizi anak sekaligus memperkenalkan makanan pokok kepada anak balita. Pemkot juga melakukan pemantauan status gizi balita melalui kegiatan posyandu ataupun puskesmas setempat.

"Kedepannya tidak ada lagi balita terindikasi stunting karena kita akan memastikan dan memantau setiap balita di Kota Bengkulu agar asupannya terpenuhi. bersama Baznas kita akan memberikan bantuan makanan tambahan ke balita dalam upaya peningkatan gizinya," ucapnya.

Ditahun 2024, Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) fokus menekan angka stunting dengan berbagai program

Upaya penekanan stunting selaras dengan program Pemerintah Pusat yang menargetkan prevalensi stunting turun hingga 14 persen. Untuk Kota Bengkulu, DP3AP2KB menargetkan turun menjadi satu digit bahkan zero stunting.

 

 

 

 

 

Reporter : Vonny Ficy Wulandari, S.E

Editor : Erin Andani