Universitas Bengkulu Dirujuk Untuk Akreditasi Internasional
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Universitas Bengkulu yang menjadi rujukan untuk akreditasi internasional tentu menunjukkan komitmen yang kuat terhadap standar pendidikan tinggi yang berkualitas.
Hal ini bisa meningkatkan reputasi universitas dan menarik lebih banyak mahasiswa, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. Upaya seperti ini juga penting untuk meningkatkan daya saing lulusan di pasar global.
"Kami bangga menerima kunjungan rekan-rekan dari universitas ternama ini. Semoga dengan benchmarking ini, bisa saling berbagi pengalaman tentang akreditasi internasional, khususnya ACQUIN, untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi bersama,” kata Wakil Rektor Universitas Bengkulu Prof Lutfi Firdaus di Bengkulu, Senin, 4/11/24.
Diketahui, Universitas Bengkulu (Unib) sudah meraih 69 sertifikat akreditasi dari ACQUIN pada akhir 2023, karena itu menjadi sorotan dan diapresiasi oleh berbagai universitas di Indonesia.
Sejak Januari 2024, belasan universitas dari Pulau Sumatera dan Jawa telah melakukan benchmarking (studi perbandingan) ke Unib.
Kegiatan benchmarking yang dilakukan oleh belasan universitas dari Pulau Sumatera dan Jawa ke Universitas Bengkulu menunjukkan bahwa Unib dianggap memiliki praktik dan standar yang patut dicontoh. Ini bisa mencakup berbagai aspek, seperti kurikulum, pengajaran, penelitian, dan manajemen. Benchmarking seperti ini penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di masing-masing universitas.
Terbaru, kata dia Universitas Negeri Malang (UNM), Universitas Trisakti Jakarta, dan Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta mengunjungi Unib untuk mempelajari proses dan tahapan akreditasi internasional menggunakan ACQUIN (The Accreditation, Certification and Quality Assurance Institute).
Kepala Badan Penjaminan Mutu UNM Dr Swarsono Raharjo menyatakan Universitas Bengkulu menjadi universitas yang memiliki sertifikat akreditasi internasional ACQUIN terbanyak di Indonesia.
"Kami berterima kasih atas kesempatan ini dan ingin belajar serta bertukar informasi tentang akreditasi internasional. Unib merupakan universitas dengan jumlah sertifikat akreditasi internasional ACQUIN terbanyak di Indonesia,” kata Swarsono.
Perwakilan Universitas Trisakti Dr Elsi Kartika Sari dan Koordinator delegasi UGM Prof Indra Wijaya Kusuma juga menyampaikan hal serupa, yakni ingin mendapatkan informasi awal mengenai ACQUIN.
"Kegiatan ini menambah wawasan kami, terutama dalam upaya peningkatan mutu pendidikan di UGM," kata Indra.
ACQUIN merupakan salah satu lembaga akreditasi pendidikan tinggi di Eropa yang terdaftar di EQAR (European Quality Assurance Register for Higher Education) dan diakui oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250087 views
