Skip to main content
x
Warga Desa Langgar Jaya Evakuasi Jenazah dengan Motor,di Kepahiang, Kamis 23/01/2025 (Foto:Hanny)/Indonesiaraja.com

Warga Desa Langgar Jaya Evakuasi Jenazah dengan Motor, Kondisi Jalan Rusak Parah Hambat Proses Pemakaman

Indonesiaraja.com,Kepahiang- Akses jalan yang belum pernah dibangun kembali menyulitkan warga Desa Langgar Jaya, Kecamatan Bermani Ilir, Kabupaten Kepahiang, Provinsi Bengkulu, dalam melakukan evakuasi jenazah. Peristiwa ini terjadi pada Kamis (23/01/2025), saat jenazah almarhum Pak Saipi, warga Kota Lubuk Linggau yang berkebun di Damar Kencana, harus diantar menuju kampung halamannya untuk dimakamkan.

Menurut keterangan Ir (34), seorang petani di desa tersebut, almarhum Pak Saipi adalah warga Lubuk Linggau yang tinggal dan berkebun di Damar Kencana. 

"Keluarganya sepakat untuk memakamkannya di kampung asalnya. Namun, kondisi jalan yang belum pernah dibangun membuat evakuasi jenazah sangat sulit," ujar Ir.

Proses evakuasi jenazah dimulai dengan membawa almarhum menggunakan keranda sederhana yang terbuat dari papan, dipikul oleh beberapa warga. Selanjutnya, jenazah diangkut menggunakan motor ojek kebun. Untuk menjaga keseimbangan motor, warga menggunakan batang pisang besar sebagai penyeimbang.

Namun, kondisi jalan yang masih berupa tanah, ditambah lubang-lubang dalam akibat musim hujan, membuat motor sempat tersangkut. Dengan inisiatif, warga langsung menggali jalan menggunakan cangkul agar motor dapat melanjutkan perjalanan. Proses ini berlangsung cukup lama dan penuh tantangan.

Bidan desa setempat, Herti Agustina, turut mendampingi perjalanan evakuasi tersebut. '

“Kondisi ini sangat memprihatinkan. Bertahun-tahun warga desa kesulitan keluar-masuk desa karena akses jalan yang tidak kunjung dibangun,” tambah Herti.

Video yang memperlihatkan proses evakuasi jenazah tersebut kini beredar di media sosial Facebook, memicu perhatian publik. Banyak yang menyayangkan kondisi infrastruktur di Desa Langgar Jaya yang hingga kini belum mendapat perhatian pemerintah.  

Masyarakat berharap adanya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk segera membangun akses jalan di wilayah tersebut agar kejadian serupa tidak terulang. Infrastruktur yang memadai bukan hanya untuk menunjang aktivitas sehari-hari warga, tetapi juga untuk memastikan evakuasi jenazah dan situasi darurat lainnya dapat dilakukan dengan layak dan manusiawi.

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari