Skip to main content
x
Polresta Bengkulu berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja, Selasa 12/11/24 (Foto:Hanny)

3 Remaja Ditetapkan Tersangka, Polresta Ambil Tindakan Tegas Kerusuhan Gangster

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Polresta Bengkulu berhasil menggagalkan aksi tawuran remaja di Jalan DP Negara, Kelurahan Pekan Sabtu, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu. Dalam upaya ini, sebanyak 15 remaja diamankan, dan tiga di antaranya ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam.

Dalam upaya pencegahan tawuran remaja, Unit Samapta dan Unit Resmob Macan Gading Polresta Bengkulu berhasil mengamankan 15 remaja yang terlibat. Dari jumlah tersebut, tiga remaja kini menghadapi jerat hukum terkait kepemilikan senjata tajam yang mereka bawa saat tawuran.

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Deddy Nata S.Ik, mengungkapkan bahwa motif di balik tawuran ini diduga sebagai ajang adu kekuatan antar kelompok remaja. Pihak kepolisian terus meningkatkan pengawasan dan pembinaan untuk mencegah terjadinya aksi serupa, serta mengingatkan orang tua dan masyarakat untuk turut memantau pergaulan remaja agar terhindar dari kegiatan berisiko.

"Motifnya adalah saingan antar kelompok, ejek-ejekan, tantang-menantang, dan siapa yang lebih kuat," ungkapnya pada Selasa (12/11/2024).

Kapolresta Bengkulu, Kombes Pol Deddy Nata S.Ik, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir aksi tawuran yang meresahkan dan mengganggu ketertiban masyarakat. Kepolisian berkomitmen untuk mengambil tindakan tegas terhadap para pelaku yang terlibat dalam kegiatan ini, terutama jika ditemukan membawa senjata tajam atau melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Ia juga mengimbau kepada para remaja untuk menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri dan orang lain, serta meminta peran aktif orang tua dan masyarakat dalam membimbing anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan.

"Siapapun yang terlibat dalam kasus seperti ini akan kami proses sesuai hukum. Ini peringatan keras bagi para remaja lainnya," ujar Kombes Deddy.

Kemudian, Kombes Pol Deddy Nata S.Ik, menegaskan bahwa patroli rutin akan terus dilakukan untuk mencegah aksi tawuran serupa, terutama di kawasan-kawasan yang rawan tawuran. Selain itu, pihak kepolisian juga mengimbau agar orang tua lebih aktif memperhatikan aktivitas anak-anak mereka.

Ia meminta orang tua untuk membatasi kegiatan anak di luar rumah, terutama pada malam hari, sebagai langkah pencegahan. Dengan pengawasan yang lebih ketat, diharapkan dapat mengurangi potensi terjadinya aksi tawuran dan menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat, khususnya di kalangan remaja.

"Kami meminta untuk orang tua diharapkan mengetahui aktivitas anak-anak mereka agar tidak terlibat dalam hal-hal negatif," katanya.

 

 

 

 

 

Reporter : Hanny Try 

Editor :  Sherly Mevitasari