Skip to main content
x
peringatan ini juga ditujukan kepada sekolah-sekolah favorit yang sering menjadi incaran para calon siswa dan orang tua, Selasa 18/6/24 (Foto:Hanny)

Hati-hati Pungli Proses PPDB 2024, DPRD Provinsi Bengkulu Turut Mengawasi

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Selain mendapat pengawasan dari Tim Sapu Bersih Pungutan Liar (Saber Pungli) Kota Bengkulu, proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun 2024 ini juga turut diawasi oleh anggota dewan DPRD Provinsi Bengkulu.

Pasalnya setelah menjadi sorotan publik, PPDB tahun 2024 ini diminta untuk dapat berjalan dengan baik tanpa ada embel-embel pungli maupun kecurangan.

Pengawasan ketat dalam proses PPDB ini tentu menjadi tugas dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Bengkulu. Khususnya pada sekolah favorit maupun jalur zonasi.

 

 

Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu Edwar Samsi.

"Langkah ini diambil untuk mencegah berbagai persoalan yang kerap terjadi dalam proses PPDB seperti tahun-tahun sebelumnya," kata  Edwar Samsi, Selasa 18 Juni 2024.

Masih kata Edwar, pengawasan PPDB ini tak hanya difokuskan pada locus kota saja. Tetapi juga ditingkat daerah dalam hal ini kabupaten-kabupaten.  

Contoh kasus yang kerap ditemukan saat PPDB sambungnya seperti siswa yang tidak mendapatkan sekolah dan terjadi penumpukan pendaftaran di sekolah-sekolah tertentu terruma di sekolah yang dianggap favorit.

Selain itu, ada juga modus penitipan nama pada kartu keluarga (KK) orang lain agar bisa lolos jalur penerimaan serta masalah pada sistem zonasi.

"Kami tekankan sekali lagi agar penerimaan dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan sesuai berdasarkan instruksi dari Gubernur," jelasnya

Selain sekolah, peringatan ini juga ditujukan kepada sekolah-sekolah favorit yang sering menjadi incaran para calon siswa dan orang tua.

"Langkah ini diambil untuk mencegah berbagai persoalan yang kerap terjadi dalam proses PPDB seperti tahun-tahun sebelumnya," pungkas Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu. (Adv)

 

 

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari