Mendagri Minta Pemda Lebih Tanggap Manfaatkan Dana Pengendalian Stabilitas Pangan
Indonesiaraja.com, Jakarta - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, mengantisipasi kenaikan harga sembako menjelang kampanye pemilu 2024, karena pada periode ini biasanya bahan pokok akan melonjak. (17/10/23)
"Kita perlu mewaspadai, sebentar lagi akan masuk masa kampanye. Ada pilpres dan (pemilihan) legislatif di semua tingkatan, jumlahnya belasan ribu. Salah satu yang biasanya dipakai kontestan adalah sembako. Artinya kebutuhan sembako akan naik karena ditarik, demand tinggi," katanya.
Kemudian, Tito menginflasi sebesar 2,28% yang masih terbilang stabil. Namun, angka tersebut bisa meningkat jika tidak ada upaya pengendalian dari pemerintah langsung.
Untuk meringankan hal tersebut, pemerintah daerah bisa menggelar pasar murah, kemudian masyarakat bisa membeli produk tersebut dengan harga yang terjangkau.
Selain itu, Tito meminta pemda setempat untuk lebih tanggap memanfaatkan dana-dana untuk pengendalian inflasi dan stabilitas pangan. Ia juga menegaskan untuk pejabat daerah bisa menggunakan anggaran dari dana reguler untuk pangan, pertanian, hingga dinas sosial.
Selanjutnya, Tito juga menandatangani surat edaran yang memperbolehkan pemda menggunakan dana belanja tidak terduga (BTT), karena Ia paham bahwa selama ini pemda takut-takut untuk menggunakan anggaran tersebut.
"Kami sudah koordinasikan dengan Kejaksaan Agung dan rekan-rekan jangan ragu koordinasi dengan kejaksaan supaya jangan sampai nanti diperiksa karena menggunakan anggaran BTT untuk gerakan pangan murah, di mana mengendalikan inflasi sebenarnya," tutup Tito.
Reporter : Mail Safrudin
Editor : Erin Andani
- 250081 views
