Skip to main content
x
Silpa pada tahun 2023 belum final. Sehingga masih ada potensi Silpa lain yang bisa dimasukkan, Selasa 18/6/24 (Foto:Hanny)

Silpa Tahun 2023 Belum Final, DPRD Provinsi Bengkulu Akan Mengitung Ulang

Indonesiaraja.com, Bengkulu - DPRD Provinsi Bengkulu saat ini masih melakukan perhitungan kembali pada Sisa lebih perhitungan anggaran (Silpa) APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2023.Dimana jumlahnya mencapai Rp 68,9 miliar.

Perhitungan Kembali Silpa ini untuk memastikan berapa jumlah Silpa yang ada pada APBD Provinsi Bengkulu tahun 2023. Dari angka itu nantinya akan diusulkan kembaali pada  APBD Perubahan tahun anggaran 2024.

Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, Samsu Amanah mengatakan bahwa Silpa pada tahun 2023 belum final. Sehingga masih ada potensi Silpa lain yang bisa dimasukkan.

 

 

"Angka Silpa itu dihitung ulang oleh Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Bengkulu. Jumlah Silpa sebesar Rp 68,9 miliar itu belum final," Ujar Samsu Amanah

Dijelaskan Samsu, sesuai dengan nota penjelasan Gubernur atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Bengkulu tahun anggaran 2023 sisa perhitungan, Silpa Rp 68,9 miliar itu telah terangkum realisasinya APBD sampai 31 Desember 2023.

Lalu di Kas Daerah Silpa sebesar Rp 40,5 miliar, di kas BLUD RSUD M Yunus Bengkulu sebesar Rp 20,9 miliar, di kas BLUD RSKJ Soeprapto sebesar Rp 7,3 miliar. Kemudian, Silpa di kas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sebesar Rp 90,4 juta. Terakhir berada di kas Dinas Sosial (Dinsos) sebesar Rp 4,2 juta.

"Silpa itu rata-rata setiap OPD di lingkungan Pemprov Bengkulu. Kalau kita lihat belum semuanya terhitung. Nanti Silpa itu akan ita alihkan ke APBD Perubahan," jelasnya.

Disisi lain, untuk Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2024-2045, nantinya akan dibahas oleh Panitia Khusus (Pansus) DPRD Provinsi Bengkulu.

Pansus nantinya akan bertugas merumuskan dan membahas Raperda ini secara lebih mendalam. Pansus  bekerja secara intensif untuk mengintegrasikan semua masukan dari fraksi-fraksi dan berbagai pihak.

" RPJPD yang dihasilkan nanti akan lebih matang dan dapat menjadi pedoman yang efektif untuk pembangunan jangka panjang," demikian. (Adv)

 

 

 

Reporter : Hanny Try

Editor : Sherly Mevitasari