Skip to main content
x
Sumardi berharap dengan adanya belanja APBD sebesar itu, OPD yang berada dilingkup Pemprov Bengkulu dapat menggenjot pencapaian program-program Gubernur Bengkulu, Senin, 20/11/23 (Foto:Alna Saputri)

Sumardi Berharap Anggaran RAPBD Dapat Menunjang Program Pemprov Bengkulu

Indonesiaraja.com, Bengkulu - Setelah disahkannya RAPBD pada Raperda Provinsi Bengkulu Tahun Anggaran 2024 dengan Nominal Rp. 3 Triliun 122 Miliar yang diperuntukkan untuk masyarakat Bengkulu yang telah di rancang oleh Gubernur Bengkulu. 

Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, Sumardi sampaikan total 3 Triliun 122 miliar tersebut ddiusahakan untuk sesuai dengan harapan, namun jika ada defisit diluar pembiayaan akan ditutupi pada biaya silpa tahun 2023 yang terpenting semuanya akan disalurkan untuk masyarakat. 

"Ya APBD kita sebagaimana disampaikan kepada Banggar yaitu 3 triliun 122 miliar lebih. Kemudian belanja Insyallah terwujud harapan, terlebih jika ada defisit yang kita perkirakan diluar pembiayaan bisa ditutupi pada Silpa 2023. Semuanya itu selalu tercurah untuk masyarakat Bengkulu,” ujar Anggota DPRD Provinsi Bengkulu Sumardi dalam keterangannya.

Kemudian, Sumardi berharap dengan adanya belanja APBD sebesar itu, OPD yang berada dilingkup Pemprov Bengkulu dapat menggenjot pencapaian program-program Gubernur Bengkulu yang menjadi sasaran utamanya masyarakat Bengkulu melalui Program dari OPD yang di buat sendiri.

 

 

“Kami harapkan kepada OPD untuk menggenjot pencapaian kinerja itu mulai dari ditetapkanya. Mereka (OPD,red) harus siap siap melaksanakan program ini yang di buat,” kata sumardi, 20/11/23. 

Selain itu, Sumardi juga menambahkan potensi Silpa di tahun ini mayoritas terjadi di Rumah Sakit M Yunus dan Rumah Sakit Jiwa Bengkulu.

“Potensi Silpa di tahun ini seperti sebelumnya. Bagi yang tidak bisa dibelanja dari rumah sakit umum, rumah sakit jiwa itu yang besar. Yang lain lain pekerjaan yang memang sudah terdeteksi dari sekarang yang tidak bisa dilaksanakan,” pungkasnya. (Adv)