Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Perketat Pengawasan Distributor Logistik
Indonesiaraja.com, Bengkulu - Menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kota Bengkulu pada 27 November 2024, langkah proaktif Bawaslu Kota Bengkulu untuk memperketat pengawasan distribusi logistik pemilu sangat tepat. Dengan potensi kendala akibat cuaca, terutama musim hujan,
Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Bengkulu, Leka Yunita Sari,SE. Menurutnya, cuaca yang tidak menentu dan diperkirakan ekstrem di bulan November menjadi salah satu alasan utama mengapa distribusi logistik memerlukan perhatian ekstra.
"Saat hari coblosan nanti diprediksi sudah memasuki musim hujan. Pengamanan terhadap logistik menjadi prioritas utama supaya logistik bisa tiba tepat waktu, dengan kualitas yang baik, dan ditempatkan di lokasi yang tepat," ungkap Leka, Kamis 17/10/24.
Langkah Bawaslu dan KPU dalam menetapkan regulasi untuk memastikan keamanan logistik pemilu, terutama kotak suara dan surat suara, sangat penting. Dengan adanya Peraturan KPU Nomor 12 Tahun 2024 dan Keputusan KPU Nomor 1139 Tahun 2024.
"Kami telah memastikan keamanan logistik, seperti kotak suara dan surat suara, hal itu antisipasi terhadap kerusakan logistik akibat cuaca buruk," tambahnya.
KPU telah menyiapkan perlengkapan tambahan, seperti plastik pelindung, untuk menjaga kotak dan surat suara agar terlindungi dari hujan dan kelembaban. Langkah ini bertujuan untuk meminimalkan kerusakan dan memastikan logistik dalam kondisi baik saat tiba di TPS. Selain itu, Bawaslu akan memantau proses distribusi secara ketat untuk mencegah keterlambatan. Upaya ini diharapkan dapat mendukung kelancaran pemilu dan menjaga integritas proses pemungutan suara.
Pengawasan ini mencakup tidak hanya ketersediaan kotak suara, surat suara, dan perlengkapan pemilu lainnya, tetapi juga jalur distribusinya. Leka menekankan pentingnya peran Bawaslu dalam memastikan distribusi logistik berlangsung transparan, yang pada gilirannya meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses pemilihan. Untuk itu, Bawaslu bekerja sama dengan berbagai instansi terkait guna berkoordinasi dalam mengatasi potensi hambatan yang mungkin muncul. Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat meminimalisir risiko dan memastikan kelancaran pemilu.
Reporter : Hanny Try
Editor : Sherly Mevitasari
- 250011 views
