Demi Ginjal, Pembunuhan Bocah Korban Ambil Uang Untuk Beli Rokok
Indonesiaraja.com, Sulawesi Selatan - Proses rekontruksi olah TKP kasus penculikan disertai pembunuhan berencana korban MFS (11) oleh dua pelaku berisnial MF (18) dan AD (17) berlangsung dengan 35 adegan.
Dari hasil rekontruksi yang digelar di Mako Brimob Polda Sulawesi Selatan, Makassar. Yang dipandu Wakil Kepala Reserse Polrestabes Makassar Kompol Jufri Natsir melalui mic suara.
Pada agedan pertama pelaku AD merencanakan ppenculikan anak pada Desember 2022 karena terobsesi setelah menonton video di situs Yandex mengenai transaksi jual beli organ maka pelaku MF mengajak rekannya untuk mencari calon korban.
Setelah awal januari plan jahatnya mulai dimulai, MF sempat membeli tali rafia. Dia lalu membawa MFS saat berada di minimarket Jalan Batua Raya dengan iming-iming motif uang Rp 50 ribu untuk membeli alat bersih rumah.
Lalu, MF menjemput AD di Jalan Ujungbori dengan bertiga manaiki motor. Korban lalu masuk ke rumah bersama tersangka. AD lalu membuka laptop sembari MF memangku korban. AD lalu mencekik korban dan MF membantunya menutup hidung korban dengan kepalanya dibenturkan berkali-kali hingga tak sadarkan diri.
Korban pun pingsan, MF mengambil uang di cellana korban Rp 5.000 untuk membeli rokok. Di dalam kamar mandi MF menyiram korban disitulah korban meninggal dunia.
FM kemudian keluar mengambil tali rafia di motor lalu mengikat korban, selanjutnya membawa kantong plastik besar untuk membawa jenazah korban. Jasad korban dibawa kedua di bawah jembatan Nipa-nipa dekat waduk daerah Moncongloe dekat perbatasan Makassar-Maros. Kondisi jasad korban utuh tak ada organ yang hilang saat jasad ditemukan oleh Polisi.
Dengan hassil rekontruksi ini, Penyidik berkoordinasi dengan JPU akan mengirim berkas perkara untuk diteliti, dan dipelajari, Sebab dua orang pelaku, satu dewasa dan satu anak dalam perkara yang terpisah oleh lembaga peradilan anak, Ujarnya.(Indoraja/DMW)
- 450106 views
